Advertisement
Berawal dari Suka Menggambar, Jadi Desainer Sukses di Usia Belia
Akeyla Naraya Alyandina. - Ist.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Berawal dari memiliki hobi mewarnai, dan menggambar di kertas, Akeyla Naraya Alyandina bocah berusia 11 tahun kini menjadi perncang busana sukses di usia belia. Beberapa kali karyanya ditampilkan di luar negeri, ia tak hanya membuat pakain usia anak namun juga dewasa, kini ia pun bersaing dengan desainer papan atas lainnya.
“Biasanya kalau membuat desain bisa terinspirasi dari mana saja, bisa melihat binatang atau tumbuhan,” katanya Akeyla Sabtu (4/12/2021).
Advertisement
Akeyla pernah menjadi nominasi KPAI sebagai Tokoh Inspiratif 2018. Selain itu juga meraih The Best Artis Fashion Art 2017 di Monas. Kemudian membawa misi perdamaian dalam event Indonesia Day di Beirut, Lebanon pada 2018. Selain itu sudah ratusan kali mengikuti event fashion show di berbagai kota di tanah air. “Kalau sekolah tetap jalan, jadi tidak menganggu belajarnya,” ujar bocah kelahiran Februari 2010 ini.
Hobi merancang busana sudah kelihatan sejak usianya dua tahun, dimuali dari kebiasaan sering menggambar di atas kertas. Tak hanya itu dinding rumahnya di Perumahan Taman Wisma Asri 3 bekasi Utara pun sering menjadi objek untuk menggambar.
“Sejak usia dua tahun dia sudah bisa menggambar dengan benar, lalu umur lima tahun mulai membuat model pakaian, sehingga saya arahkan ke desain pakaian,” kata Inawati, ibu dari Akeyla.
Ia menambahkan, Akeyla kemudian diikutkan sekolah desain secara online hingga kemampuannya terus berkembang. Pada usia tujuh tahun diundang KBRI di Moskow dalam perhelatan fashion show. Kemudian pada 2019 kembali ke Moskow untuk tampil dengan delapan desainer lainnya di Rusia.
“Saya tidak secara terus menerus menyuruh dia untuk terus membuat rancangan baju. Biasanya ketika dia memiliki mood dia akan menghasilkan karya rancangan busana.
“Desaian yang dibuat tidak hanya untuk anak-anak saja, tetapi juga untuk dewasa. Dalam dua tahun belakangan, Akeyla lebih fokus untuk membuat desain pakaian dengan kain batik yang menggunakan pewarna alam,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : inews
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Salat Id di Gumuk Pasir Bantul, Umat Muslim Diajak Pererat Persatuan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Presiden Iran Konfirmasi Kematian Esmaeil Khatib Akibat Serangan
- Kemenag Gelar Sidang Isbat Lebaran 2026 Sore Ini
- Sultan HB X Jadi Pembicara Kunci di Seminar Nasional HB II
- Arab Saudi Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Jumat
- Kendaraan Keluar Exit Tol Prambanan Tembus Seribu Unit Per Jam
- Ratusan Ribu Kendaraan Padati Jalur Mudik pada Puncak Arus Lebaran
- PDI Perjuangan DIY Dirikan Posko Gotong Royong Mudik di Lima Titik
Advertisement
Advertisement








