4 Prajurit TNI Penganiaya Serda Ahmad Sempat Beri Kabar Bohong Korban Kecelakaan
Empat prajurit TNI AU ditahan terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammil Farisa, 22, meninggal dunia.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Varian baru virus Corona, Omicron kini menjadi kewaspadaan tinggi berbagai negara.
Para ilmuwan mengatakan varian baru virus corona, varian Omicron bisa menyebar lebih cepat dan menyerang orang-orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 penuh. Hal inilah yang membuat vaksin Covid-19 mungkin tidak efektif lagi.
Chris Whitty, Chief Medical Officier mengatakan bahwa belum jelas seberapa efektif vaksin Covid-19 dalam melindungi diri kita dari varian Omicron tersebut.
Tapi, orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 dua kali dan mendapatkan suntikan booster mungkin berisiko kecil mengalami infeksi parah akibat varian Omicron.
BACA JUGA: Indonesia Loloskan 4 Wakil di BWF World Tour Final 2021
Meskipun, ada pula kekhawatiran bahwa varian Omicron ini bisa melemahkan perlindungan yang diberikan oleh vaksin Covid-19 hingga 40 persen.
Para ahli memperingatkan bahwa varian baru virus corona itu adalah strain yang paling berkembang sejauh ini dengan 50 mutasi, yang mana 32 di antara menjadi perhatian khusus karena lebih buruk dari varian Delta.
Oleh karena itu, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, memperingatkan semua orang Inggris untuk suntik vaksin Covid-19 penuh dan segera mendapatkan suntikan booster vaksin Covid-19.
"Mulai hari ini kami akan mulai menggencarkan suntikan booster vaksin Covid-19 untuk semua warga Inggris," kata Boris Johnson dikutip dari The Sun.
Meskipun varian Omicron ini diketahui menyebar dan menular lebih cepat dibandingkan varian Delta, Prof Wendy Barclay dari Imperial College London belum bisa memastikan seberapa parah infeksi yang disebabkan oleh varian Omicron.
Namun, pemakaian masker akan lebih diperketat lagi di toko-toko dan transportasi umum. Selain itu, pembatasan perjalanan juga akan lebih ketat untuk mencegah penyebaran varian Omicron.
"Selain tindakan yang sudah kami ambil, kami akan meminta semua orang yang dinyatakan positif virus corona Covid-19 dengan dugaan varian Omicron akan diminta melakukan isolasi 10 hari, baik yang sudah vaksinasi dan belum vaksinasi," katanya.
Jadi, tidak ada perbedaan aturan isolasi bagi orang yang sudah vaksinasi penuh dan tidak demi mencegah penyebaran varian Omicron yang lebih luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Empat prajurit TNI AU ditahan terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammil Farisa, 22, meninggal dunia.
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul diperpanjang demi mengurangi risiko tebing runtuh. DPRD DIY juga soroti potensi ekonomi dan pariwisata.
Serah terima jabatan Menkeu berlangsung singkat. Purbaya hanya menyampaikan 57 kata sebelum menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara.
Pemkot Jogja mengembangkan Bang Kosim untuk memperkuat ekosistem industri kreatif dan mengoptimalkan layanan desain serta manufaktur kreatif.
Operasi SAR pencarian 8 wartawan dan 3 kru kapal di Selat Sunda diperpanjang hingga 17 September 2026 setelah tujuh hari belum membuahkan hasil.
Forum LSP Politeknik Indonesia kembali menggelar Pertemuan Tahunan Ke-6 di Yogyakarta pada 3–6 September 2026.