Harga Avtur Naik, Fuel Surcharge Penerbangan Naik Jadi 40 Persen
Kemenhub menaikkan batas maksimal fuel surcharge penerbangan domestik menjadi 40 persen seiring kenaikan harga avtur menjadi Rp23.315 per liter.
Diskusi Solusi Pemanfaatan Teknologi Digital Warehouse pada Sektor Logistik yang diikuti UMKM di Sleman, Selasa (23/11/2021). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Kebutuhan logistik kian meningkat di tengah perkembangan bisnis online. Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) didorong untuk dapat memanfaatkan manajemen logistik berbasis digital agar lebih efektif dan efisien untuk meningkatkan produktivitasnya.
Koordinator Inisiatif Sektor Strategis I Kementerian Kominfo Wijayanto menjelaskan logistik menjadi salah satu dari sejumlah sektor yang menjadi perhatian pemerintah yang terus didotong untuk bertransformasi menuju teknologi digital. Oleh karena itu pemerintah memfasilitasi berbagai start up serta UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan logistiknya.
Saat ini UMKM memang sudah bisa mempromosikan produknya secara digital seperti berbagai jenis platform media sosial. Akantetapi perlu ada kemudahan lewat pengelolaan digital agar lebih efektif dan efisien, meski banyak akun di marketplace yang digunakan untuk promosi tetapi dapat dikendalikan dengan satu manajemen.
BACA JUGA : Teknologi Permudah Bisnis UMKM di Era Digital -
“Sehingga penjual ini tidak perlu repot harus memikirkan banyak manajemen, tetapi cukup memantau dari satu manajemen saja meski pun melakukan promosinya di banyak marketplace,” katanya dalam Diskusi Solusi Pemanfaatan Teknologi Digital Warehouse pada Sektor Logistik yang diikuti UMKM di Sleman, Selasa (23/11/2021).
Ia mengatakan dengan mengelola logistik berbasis digital maka dapat meningkatkan produktivitas produknya. Selain itu proses pengiriman barang meski jaraknya di luar daerah namun biayanya lebih murah dan dapat menjamin tersampaikan ke konsumen dengan aman. “Solusi digital ini juga membuat konsumen seperti berada di sekitar barang, karena barang tidak harus dikirim dari Jogja, bisa dikirim dari daerah lain dengan spesifikasi yang sesuai dengan permintaan konsumen,” ujarnya.
CEO Lodi Yan Hendry Jauwena yang hadir sebagai narasumber menyatakan sejumlah tuntutan yang sering diminta konsumen antara lain kecepatan, fleksibilitas, transparansi. Apalagi jika penjualnya sering memanjakan konsumen dengan memperbolehkan mengembalikan barang jika tidak sesuai permintaan. Padahal pengembalian barang secara logistik tergolong tidak mudah karena dikirimnya satuan sehingga menjadi persoalan tersendiri. Oleh karena itu ia menyarankan kepada para penjual online sebaiknya jangan mudah memberikan janji kepada konsumen untuk mengembalikan barang karena akan menjadi pekerjaan berat dari sisi logistik.
“Rata-rata konsumen setelah pesan dua atau tiga hari chat minta resi, barang belum sampai minta ada pemberitahuan. Kalau pemesannya lima sampai 10 orang tidak masalah, tetapi kalau sudah puluhan, ratusan, ribuan menjadi sulit, sehingga perlu berjejaring dengan platform logistik berbasis digital agar penjual ini lebih efektif,” ujarnya.
Head of Commercial Lodi, Adityas Muharam menilai kebutuhan logistik berbasis digital menjadi penting untuk membantu pelaku bisnis online terutama UMKM. Ia menggunakan sistem digital yang diterapkan pada wareshouse dan pengiriman barang serta terintegrasi berbagai marketplace, kurir dan website pemilik UMKM.
BACA JUGA : Tips Memilih Jasa Kurir Agar Tidak Mengecewakan Pelanggan
“Proses itu tampil di dashboard sehingga para penggunanya bisa memantau secara langsung tanpa perlu ada di lokasi, misalnya stok barang, pengiriman sampai mana, ini bisa dipantau,” ujar dia.
Kepala Bidang Usaha dan Perdagangan Disperindag Sleman Kurnia Astuti menilai sosialisasi penggunana logistik berbasis digital dapat membantu UMKM di Sleman untuk berkembang. Karena banyak UMKM Sleman yang potensial dengan produknya dengan jangkauan luas, lewat manajemen logistik tersebut harapannya bisa terus berkembang.
“Ini akan membuat pemasaran produk UMKM lebih terjaga, terjamin agar sampai ke tangan konsumen dengan aman, melalui logistik berbasis digital,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenhub menaikkan batas maksimal fuel surcharge penerbangan domestik menjadi 40 persen seiring kenaikan harga avtur menjadi Rp23.315 per liter.
Peneliti Jepang mengembangkan program e-Bocchi untuk membantu anak menghadapi kesepian, meningkatkan kemampuan mencari bantuan, dan mencegah depresi.
Petisi penolakan proyek geothermal Gunung Ungaran menembus 7.000 dukungan. Pemprov Jateng memastikan perizinan dan amdal dikaji ketat.
Muhammadiyah meminta polisi tidak tebang pilih mengusut dugaan kekerasan yang melibatkan anggota maupun ormas berdasarkan bukti hukum.
Dokter UGM mengingatkan pentingnya mengontrol kolesterol dan menerapkan gaya hidup sehat untuk menekan risiko penyakit jantung dan stroke.
Program Manajemen Talenta Nasional di ISI Jogja menyiapkan talenta seni, olahraga, riset, dan inovasi untuk berkontribusi pada ekonomi nasional.