Harga Mentimun Naik Dua Kali Lipat, Petani Wonogiri Untung Besar
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tiba di Istana Kepresidenan, Rabu (23/10/2019). /ANTARA FOTO-Wahyu Putro A\r\n
Harianjogja.com, JOGJA--Dukungan agar Prabowo Subianto maju sebagai capres di Pilpres 2024 datang dari kader di DIY.
Sejumlah nama calon presiden (capres) mulai mengemuka di publik saat ini. Tak mau ketinggalan, Partai Gerindra pun mulai menyodorkan nama kader mereka untuk maju dalam pemilihan presiden (pilpres) mendatang.
Melaksanakan deklarasi bersama di Ndalem Suryowijayan Yogyakarta, Sabtu (06/11/2021), kader Partai Gerindra mendesak Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk kembali maju dalam pertarungan pilpres mendatang. Meski beberapa kali sempat gagal, Gerindra optimis hasilnya akan berbeda pada 2024 mendatang.
"Deklarasi di jogja ini merupakan propinsi ke-27 untuk memantapkan prabowo maju pilpres 2024 nanti. Gerindra baru bisa dikatakan menang jika Pak Prabowo menjadi presiden. Kita bulatkan tekat dan berjuang habis-habisan untuk menang," ujar Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad disela deklarasi, Sabtu Siang.
Sufmi mengaku tidak mudah bagi Prabowo untuk kembali maju dalam eskalasi politik mendatang. Banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi partai tersebut untuk mendulang suara.
Karenanya DPP membuat sejumlah strategi untuk memenangkan hati rakyat Indonesia. Mulai dari revitalisasi pengurus yang ditargetkan selesai pada Desember 2021 mendatang.
Selain itu, partai tersebut juga memperkuat saksi-saksi untuk pilpres maupun pemilihan legislatif (pileg). Diantaranya melalui pembentukan Badan Saksi yang permanen untuk meminimalisasi kesalahan dan mengawal pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga penghitungan suara.
“Kita membentuk badan dan kader saksi yang permanen, orang-orang militan yang tidak keberatan menjadi saksi[di tps]. Kita tahu, human error perhitungan suara selalu terjadi. Kita perlu betul-betul saksi yang nongkrong di TPS sampai selesai. Pengalaman kita, kelemahan Gerinda ada di saksi karenanya harus dikawal, jangan sampai suara kita hilang ditiup angin,” tandasnya.
Sufmi menambahkan, DPP Gerindra juga akan menguatkan koordinasi termasuk dengan membuat badan siber. Tim pegiat sosial media ini akan bertugas menyebarluaskan hasil kerja dan capaian Prabowo Subianto melalui dunia maya.
Tim siber akan dibuat hingga ke tingkat kecamatan. Sebab menjelang pilpres biasanya banyak sekali serangan di dunia maya sehingga perlu counter back atau perlawanan.
BACA JUGA: Pengangguran di Indonesia Turun Jadi 6,49 Persen pada Agustus 2021
“Hasil kerja prabowo sampai dimana kurang diinfo ke jagad maya [selama ini]. Karena itu dengan membentuk badan siber bisa memberikan info tentang gerindra dan prabowo. Targetnya Pak Prabowo menang dan Gerindra nomor satu,” paparnya.
Sementara Ketua DPD Partai Gerindra DIY Brigjen TNI (Purn) RM Noeryanto kader Partai Gerindra DIY siap memenangkan Prabowo sebagai presiden pada 2024 nanti. Tahun itu menjadi momentum puncak bagi Partai Gerindra dan memenangkan mantan menantu Presiden Soeharto itu menjadi orang nomor satu di Indonesia.
"Kita targetkan mendapatkan suara yang besar untuk diy, kalau bisa nomor satu," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.
PSS Sleman masih memburu striker, bek, dan gelandang bertahan baru untuk memperkuat skuad menghadapi BRI Super League 2026/2027.
PNBP visa Ditjen Imigrasi naik 6,42% menjadi Rp2,81 triliun pada semester I 2026 di tengah penguatan layanan dan pengawasan keimigrasian.
KAI Daop 6 Yogyakarta melayani 1,2 juta penumpang selama libur sekolah. Stasiun Yogyakarta menjadi yang tersibuk di wilayah Daop 6.
ELS.ID resmi menggandeng Super Dazzle Gejayan dalam sebuah kolaborasi ritel perdana yang diluncurkan pada Jumat (17/7/2026). Langkah ini menyatukan keunggulan
DPRD Bantul mendorong sekolah mengembangkan ketahanan pangan melalui kebun produktif untuk mengenalkan pertanian kepada pelajar.