Advertisement

Pilpres 2024 Versi Saiful Mujani: Prabowo-Puan Diprediksi Kalah Lawan Anies

Jaffry Prabu Prakoso
Sabtu, 06 November 2021 - 20:27 WIB
Bhekti Suryani
Pilpres 2024 Versi  Saiful Mujani: Prabowo-Puan Diprediksi Kalah Lawan Anies Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bertemu calon tunggal Panglima TNI, KasadJenderal TNI Andika Perkasa di Mabes TNI Angkatan Darat, Kamis, 4 November 2021 / Dok. Kemhan

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting Saiful Mujani mengatakan bahwa pada pemilihan presiden 2024, Prabowo Subianto sangat mungkin berpasangan dengan Puan Maharani.

Akan tetapi pasangan ini kemungkinan bakal kalah jika lawannya Anies Baswedan menggandeng Airlangga Hartarto, Ridwan Kamil, Khofifah Indar Parawansa, atau Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

"Prabowo-Puan vs Anies-Airlangga (Ridwan atau Khofiffah atau AHY) kemungkin Anies lebih baik peluangnya untuk menang," katanya melalui Twitter, Sabtu (6/11/2021).

“Yang bisa menghentikan Anies sementara ini tidak ada kecuali Ganjar. Maka yang menentukan kemudian adalah apakah PDIP akan tetap dukung Prabowo lawan Anies karena ingin Puan jadi wapres Prabowo. Padahal, Prabowo akan kalah sama Anies sehingga target Puan tak tercapai?”

Peta tersebut terjadi apabila partai politik tidak memaksa untuk mengusung kadernya sebagai capres atau cawapres. Alasannya berdasarkan elektabilitas saat ini, Saiful menjelaskan bahwa cuma ada beberapa nama yang potensial.

Mereka adalah Prabowo, AHY, Puan Maharani (PDIP), Airlangga Hartarto (Golkar), dan Muhaimin Iskandar (PKB). Partai lain belum terlihat ketua atau wakil ketuanya yang sudah mulai kerja untuk sosialisasi kepada masyarakat.

Sedangkan yang punya tingkat keterpilihan cukup tinggi adalah Prabowo dan AHY. Saiful melihat Golkar bisa bersama dengan Prabowo maupun AHY.

Ini tergantung pada Airlangga dapat posisi capres, cawapres, atau tidak. Selain itu juga berpengaruh siapa yang memiliki peluang lebih baik untuk menang.

BACA JUGA: Viral Video Diduga Sopir Vanessa Angel Mondar-mandir Seusai kecelakaan

“Kalau Puan berpasangan dengan Prabowo, maka Golkar mungkin tak ke Prabowo karena target jadi cawapres sudah terisi Puan. Bila kans AHY baik, Airlangga bisa bersama AHY. Prabowo-Puan vs AHY-Airlangga? Dilihat dari kursi mereka di DPR, sudah cukup,” jelasnya.

Apabila koalisi tidak bisa terbentuk dengan Prabowo atau AHY, partai politik bisa mencari alternatif selain kader. Dilihat dari sentimen pemilih, ada sejumlah nama di luar ketua partai yang menunjukan gejala dukungan kuat dari rakyat.

Mereka adalah Ganjar, Anies, Ridwan, dan Khofifah. Di antara nama-nama ini, papar Saiuf, Ganjar unggul cukup jauh. Bahkan besar peluangnya untuk mengalahkan semua calon.

“Kalau PDIP tidak mencalonkannya karena memasangkan Puan dengan Prabowo, mungkin Ganjar tidak maju. Kalau Ganjar tidak maju lalu siapa? Mungkin Anies, Ridwan, atau Khofiffah. Sementara, Anies berpeluang unggul atas Prabowo dan AHY,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

PAC PDIP Ngampilan Santuni Anak Yatim Piatu

Jogja
| Sabtu, 04 Februari 2023, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Pemugaran Candi Perwara Prambanan Bakal Tambah Daya Tarik Wisatawan

Wisata
| Jum'at, 03 Februari 2023, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement