Advertisement

Wisatawan Diprediksi Melonjak di Akhir Tahun, Sultan Yakin Tak Ada Klaster Covid-19

Newswire
Rabu, 27 Oktober 2021 - 22:27 WIB
Bhekti Suryani
Wisatawan Diprediksi Melonjak di Akhir Tahun, Sultan Yakin Tak Ada Klaster Covid-19 Gubernur DIY, Sri Sultan HB X,s aat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Kamis (21/1/2021). - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X optimistis di wilayahnya tidak akan muncul klaster penularan COVID-19 meski jumlah pendatang diperkirakan melonjak saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Sultan di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu, menuturkan hal itu berkaca dari tingkat penularan COVID-19 di DIY yang terus melandai kendati banyak tempat umum mulai dibuka.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Kalau sekarang tidak terjadi klaster harapan saya nanti di Tahun Baru atau Natal kondisisnya semakin baik," kata Raja Keraton Yogyakarta ini.

Ia berharap munculnya klaster penularan bisa terus dihindari dan diantisipasi sehingga saat momentum libur Natal dan Tahun Baru potensi penularan COVID-19 bisa lebih mudah diprediksi.

BACA JUGA: KPK Minta Pemkot Jogja Perbaiki Sejumlah Hal Ini

Sultan menilai situasi saat ini dengan momentum liburan akhir tahun mendatang tidak akan jauh berbeda. Pasalnya, kunjungan wisatawan dari luar daerah belakangan ini juga sudah mulai sulit dikendalikan.

"Bedanya apa (sekarang) dengan saat Natal dan Tahun Baru, saya kira akan sama saja," ujar dia.

Meski demikian, apabila di kemudian hari ternyata ditemukan klaster penularan COVID-19, Sultan memastikan akan menerapkan kebijakan pengetatan saat libur panjang mendatang.

Advertisement

"Kira-kira nanti realitas kan seperti itu. Kalau harapan kita semoga tidak ada klaster sehingga melandai saja sampai memasuki Tahun Baru maupun Natal," kata dia.

Berdasarkan data Pemda DIY per 27 Oktober 2021, penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 di DIY sebanyak 27 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 155.729 kasus. Sedangkan kasus sembuh bertambah 34 kasus, sehingga total sembuh menjadi 150.106 kasus.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Tujuh Fraksi Sepakati Draf APBD Gunungkidul 2023

Gunungkidul
| Selasa, 29 November 2022, 05:07 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement