Advertisement
40 Persen Populasi Dunia Sudah Divaksinasi Akhir 2021
Petugas kesehatan menunjukkan vaksin Covid-19 Moderna saat vaksinasi dosis ketiga sebagai vaksin penguat untuk tenaga medis. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri mulyani Indrawati mengungkapkan seluruh negara di dunia diharapkan mencapai cakupan vaksinasi hingga minimal 40 persen di akhir 2021, dan mencapai kekebalan komunal di awal tahun depan.
Menkeu mengatakan bahwa hal tersebut telah disepakati pada pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF)-World Bank Meeting, yang juga dihadiri Menkeu, di Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu.
Advertisement
"Saya ingin sampaikan di level global, kemarin pada pertemuan IMF-World Bank tahunan, diharapkan pada akhir tahun sudah minimal 40 persen populasi dunia sudah divaksinasi di seluruh dunia," kata Sri Mulyani pada konferensi pers APBN Kita, Senin (25/10/2021).
Sementara itu, pada kuartal I/2022 diharapkan 70 persen populasi dunia di seluruh negara sudah divaksinasi agar herd immunity tercapai.
Berdasarkan data dari Bloomberg Vaccine Tracker, pemberian vaksin global per 23 Oktober 2021 telah mencapai 6,82 miliar dosis di 184 negara. Per harinya, sebanyak 28,6 juta dosis disuntikkan.
Di Indonesia, Bendahara Negara menyebut pelaksanaan vaksinasi terus menunjukkan perkembangan yang solid. Indonesia berada di urutan keenam negara dengan capaian penyuntikan vaksin Covid-19 tertinggi di dunia, dengan 180,54 juta dosis sudah disuntikkan.
Sementara itu, di dalam negeri sebanyak 112,27 juta orang sudah menerima dosis 1 vaksin Covid-19 atau setara dengan 41,55 persen populasi. Lalu, 67,17 juta orang atau 24,86 persen populasi sudah menerima dosis kedua atau divaksinasi komplet.
Terkait dengan booster, sebanyak 1,10 juta orang di dalam negeri sudah menerima dosis tambahan atau setara dengan 0,41 persen populasi.
"Dengan perbaikan langkah-langkah dalam penanganan Covid-19 yang menyebabkan penurunan kasus, maka kita melihat kegiatan ekonomi kita mulai menunjukkan perbaikan kembali," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Gudang Sampah di Bantul Terbakar Akibat Ditinggal Beli Makan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Gelangprojo Diperkuat, Kulonprogo-Purworejo Bidik KEK
- Omzet Pedagang Fasyen di Beringharjo Turun 50 Persen Saat Lebaran 2026
- Kunjungan Wisata Bantul Fluktuatif saat Libur Lebaran 2026
- Kunjungan Wisata Kraton Jogja Naik 20 Persen saat Libur Lebaran 2026
- Laka Laut di Pantai Selatan DIY Meningkat saat Lebaran, Korban Selamat
- Guru Besar UIN: Kasus Penyiraman Aktivis Harus Dilihat sebagai Oknum
- PHRI DIY Ungkap Okupansi Hotel di Jogja Turun Meski Musim Liburan
Advertisement
Advertisement







