Rela Gajinya Dipangkas, Karyawan Minta Jokowi Selamatkan Garuda Indonesia

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan keterangan pers di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (2/6/2021). Dalam kesempatan tersebut Menteri BUMN menyampaikan sejumlah perkembangan terkait vaksin Sinovac, vaksin BUMN, maskapai Garuda Indonesia, komisaris BUMN dan Asuransi Jiwasraya. - ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
24 Oktober 2021 07:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Serikat Karyawan Garuda Indonesia atau Sekarga berharap semua pemangku kepentingan termasuk Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN Erick Thohir untuk mendukung penyelamatan maskapai nasional Garuda Indonesia.

Ketua Harian Sekarga Tomy Tampatty menyampaikan pihaknya sangat berharap seluruh stakeholder mendukung penyelamatan Flag Carrier Garuda Indonesia.

"Khusus kepada pemerintah sebagai pemilik 64,54 persen saham kiranya dapat ikut mendukung penyelamatan Flag Carrier Garuda Indonesia," katanya, Sabtu (23/10/2021), mengutip Antara.

Tomy menyampaikan, Sekarga juga telah mengirimkan Proposal Penyelamatan Garuda Indonesia kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN sebagai bentuk tanggung jawab di internal.

Sebagai wujud dari sense of crisis di internal Garuda Indonesia, pihaknya sudah melakukan efisiensi diantaranya pemotongan penghasilan seluruh karyawan Garuda Indonesia sebesar 25 hingga 50 persen sejak pandemi Covid-19 tahun 2020 sampai saat ini.

Tomy juga meminta semua pihak untuk tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang dapat mempengaruhi menurunnya kepercayaan pihak-pihak yang mempunyai hubungan bisnis dengan Garuda Indonesia, kepercayaan para pelanggan setia, dan semangat kerja Karyawan Garuda Indonesia Group.

"Sekarga juga memohon kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN untuk memberikan dukungan penuh atas upaya penyelamatan Garuda Indonesia dan kami pun memohon dukungan doa dari seluruh anak bangsa untuk kelangsungan Flag Carrier Garuda Indonesia dapat diselamatkan," ujarnya.

Sumber : Antara