Said Iqbal Pimpin Partai Buruh

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal (kanan) bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (9/10). Penyidik Direktorat Kriminal Umum melakukan pemeriksaan terhadap Said Iqbal sebagai saksi terkait kasus berita bohong untuk tersangka Ratna Sarumpaet - Antara
05 Oktober 2021 16:07 WIB Indra Gunawan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Partai Buruh resmi dideklarasikan, Selasa (5/10/2021). Ketua Presiden Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSPI) Said Iqbal dipercaya untuk memimpin partai yang setidaknya didukung oleh 11 organisasi serikat pekerja.

Organisasi-organisasi tersebut di antaranya KSBSI, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Organisasi Rakyat Indonesia (ORI), dan KSPI.

Lalu, Serikat Petani Indonesia (SPI), Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan (FSPKEP), Federasi Serikat Pekerja Farmasi Kesehatan (FSB Farkes), Forum Pendidik Tenaga Honorer dan Swasta Indonesia (FPTHSI), serta Gerakan Perempuan Indonesia (GPI).

Dalam struktur kepengurusan, ada nama Agus Supriyadi (Wakil Presiden), Ferri Nuzarli (Sekretaris Jenderal), Luthano Budyanto (Bendahara Umum), Sonny Pudjisasono (Ketua Badan Pendiri), Agus Ruli Ardiansyah (Ketua Majelis Nasional), dan Riden Hatam Azis (Ketua Mahkamah Partai).

Said mengatakan, ada pula para ketua bidang, sekretaris, dan deputi, tetapi belum merinci nama-nama mereka.

Dia menyebut akan ada 20 ketua bidang, seperti badan pemenangan pemilu, ideologi, kaderisasi, dan sebagainya.

Iqbal menuturkan struktur kepengurusan Partai Buruh akan terus dilengkapi hingga tingkat kecamatan. Ia mengklaim saat ini struktur kepengurusan partai sudah tersebar di 34 provinsi, 409 kabupaten/kota, dan 1.500 kecamatan.

Struktur kepengurusan ini bakal segera didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM dalam satu hingga dua pekan mendatang.

Dia berharap Kementerian Hukum bakal mengesahkan struktur kepengurusan Partai Buruh yang baru ini.

"Nanti kami daftarkan ke Kemenkumham kalau sudah selesai data akta notaris," kata Said.

Pendirian Partai Buruh didasarkan pada keinginan sejumlah organisasi buruh untuk mulai berjuang di parlemen, dan tak lagi di jalan seperti yang selama ini mereka lakukan.

"Kami ingin berjuang secara parlemen, bukan lagi sekedar di jalan, di jalan tetap ada sesuai konstitusi, tapi kami ingin berjuang di parlemen," kata Said dalam konferensi pers, Selasa (5/10/2021).

Sumber : JIBI/Bisnis.com