Advertisement
Bareskrim Urung Jadikan Panglima Laskar FPI Tersangka Penganiayaan Muhammad Kece
Bareskrim Polri/Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Umum pada Bareskrim Polri batal menetapkan panglima Laskar Front Pembela Islam (FPI) Maman Suryadi sebagai tersangka penganiayaan terhadap Muhammad Kosasih alias Muhammad Kece.
Direktur Tindak Pidana Umum pada Bareskrim Polri Brigjen Polisi Andi Rian mengakui, bahwa Maman Suryadi sempat berada di lokasi penganiayaan dan melihat peristiwa tersebut secara langsung.
Advertisement
Namun, berdasarkan hasil kesimpulan ekspose (gelar) perkara, tidak ada fakta hukum dan alat bukti yang menguatkan bahwa Maman Suryadi turut serta dalam kasus penganiayaan tersebut.
"Memang dia (Maman Suryadi) ada di TKP ya atas panggilan NB (Napoleon Bonaparte). Tetapi, dari hasil kesimpulan ekspose, yang bersangkutan belum bisa ditetapkan tersangka," tuturnya, Rabu (29/9/2021).
Menurut Andi, sampai saat ini, total sudah ada lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka perkara tindak pidana penganiayaan terhadap Muhammad Kosasih atau Muhammad Kece.
Kelima tersangka itu adalah Irjen Polisi Napoleon Bonaparte, DH yang merupakan tahanan kasus uang palsu, DW tahanan kasus ITE, H alias C alias RT tahanan kasus penipuan serta penggelapan dan HP tahanan kasus perlindungan konsumen.
"Jadi total ada lima orang tersangka ya, setelah kemarin dilakukan gelar perkara," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Lengkap! Jadwal Misa Paskah 2026 di Jogja, Sleman dan Bantul
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon
- Suhu Kawah Melonjak Radius Aman Gunung Slamet Diperluas
Advertisement
Advertisement








