Pengamat Telekomunikasi: Tarif Ideal Layanan 5G Harus Sama dengan 4G

Kabel data terhubung ke server 5G di Jerman. Bloomberg - Wolfram Schroll
27 September 2021 11:47 WIB Janlika Putri Indah Sari News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Beberapa operator telekomunikasi di Indonesia gencar bersaing memasarkan layanan 5G. Tetapi hingga saat ini, harga yang ditawarkan masing-masing operator belum bisa dipastikan.

Ketua Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Ian Yosef M. Edward mengatakan tarif ideal 5G maksimal harus sama dengan 4G.

“Formulanya, tetap memperhitungkan capex, opex [operating expenses], marketing, dan margin profit,” katanya pada Bisnis, Minggu (26/9/2021).

Hingga saat ini, pengembangan layanan 5G di Indonesia dilakukan oleh Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Oredoo.

Baca juga: Gelar Konferda, DPD KSPSI DIY Soroti Kebijakan PPKM hingga Minimnya Upah

Namun, baru Telkomsel yang mengeluarkan layanan 5G melalui model modem. Adapun kelebihannya, kata Ian, salah satu penggunaan modem adalah untuk layanan Fixed Wireless Access (FWA) paket TV/video dan kamera CCTV.

Kemudian, modem FWW  bersifat nomadik sehingga penggunanya mudah  berpindah tempat.

“Kelemahannya tentu saja tidak semua lokasi memiliki kualitas layanan yang sama,”kata Ian. 

Sumber : bisnis.com