Kasus Penyerangan Ustaz, Menko Mahfud: Jangan Terburu Simpulkan Penyerangnya Orang Gila!

Menko Polhukam Mahfud MD menjadi pembicara kunci saat seminar nasional untuk memperingati HUT Ke-6 Badan Keamanan Laut (Bakamla) di Jakarta, Selasa (15/12/2020). Seminar tersebut membahas tema Pengelolaan Perbatasan Laut Republik Indonesia. ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra
25 September 2021 20:17 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD memerintahkan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas seluruh kasus penyerangan terhadap ustaz hingga penceramah yang terjadi belakangan ini.

Dia secara khusus meminta agar dalam pengusutannya tidak dilakukan terburu-buru sehingga motif pelaku dapat diketahui dengan jelas.

“Saya berharap seperti yang sudah-sudah maka pemeriksaan ini harus tuntas dan terbuka. Jangan terburu-buru memutuskan bahwa pelakunya orang gila,” katanya dikutip dari YouTube Kemenko Polhukam, Sabtu (25/9/2021).

BACA JUGA : Pelaku Penembakan di Pandak Diringkus Polisi, Ini Motifnya

Menurutnya, semua pelaku yang kini sudah diamankan pihak berwajib diproses dan disidik dengan sebaik-baiknya dan jika ada keraguan mengenai kondisi jiwanya maka hakimlah yang berhak memutuskan.

“Dibawa saja ke peradilan agar terungkap kalau memang gila atau sakit jiwa pelakunya biar pengadilan yang memutuskan,” imbuh Mahfud.

Menko juga sudah memerintahkan kepada aparat keamanan baik di tingkat pusat maupun daerah untuk meningkatkan pengawasan dan kesiapsiagaan untuk menjaga keamanan serta membangun harmoni di tengah-tengah masyarakat.

Dia juga meminta agar rumah-rumah ibadah dijaga, tdiamati dengan sungguh-sungguh termasuk fasilitas keagamaan dan fasilitas publik lainnya.

BACA JUGA : HARIAN JOGJA HARI INI: Sekolah Dibuka, Muncul Ribuan

Adapun, dalam beberapa waktu terakhir setidaknya ada tiga kejadian penyerangan terhadap ustaz yakni di Batam, penembakan Ketua Majelis Taklim di Kota Tangerang, Banten, dan pembakaran mimbar masjid di Makasar.