Advertisement

21 Warga Karawang Keracunan Usai Pengajian

Newswire
Minggu, 05 September 2021 - 07:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
21 Warga Karawang Keracunan Usai Pengajian Ilustrasi - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Puluhan warga Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga keracunan makanan usai mengikuti pengajian.

"Iya, ada 21 orang yang datang ke Puskesmas Kotabaru. Mereka diduga keracunan makanan," kata Kepala Puskesmas Kotabaru, Sari Ali Astuti, di Karawang, Sabtu (4/9/2021).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Ia mengatakan, saat ini sebagian besar dari warga yang ke Puskesmas sudah pulang ke rumahnya masing-masing karena kondisinya sudah membaik.

Kini tersisa sejumlah warga yang masih dirawat di Puskesmas. Kemungkinan mereka harus menjalani rawat inap.

Gejala awal mereka yang diduga keracunan makanan itu mengalami muntah-muntah, sering buang air besar. Bahkan ada yang sampai mengalami keram perut.

Sari menyampaikan, pada awalnya puluhan korban keracunan makanan itu dibawa ke Puskesmas Cikampek Utara.

Namun karena di Puskesmas Cikampek Utara tidak ada pelayanan rawat inap, mereka dibawa ke Puskesmas Kotabaru untuk mendapatkan perawatan intensif hingga ada yang dirawat inap.

Dalam pelayanannya, kebanyakan warga diberikan pertolongan berupa cairan infus. Selain itu, ada juga yang diberikan obat oralit.

Advertisement

"Kita khawatir ada yang mengalami dehidrasi berat, jadi kita lakukan pertolongan dengan memberikan cairan infus," katanya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Aset Mangkrak Menjadi Isu Penting Pembahasan Raperda BMD

Sleman
| Senin, 05 Desember 2022, 07:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement