Advertisement
PPKM Level 4 Jawa Bali Berakhir Hari Ini, Ini Kata Jokowi?
Petugas gabungan mengarahkan kendaraan berplat nomor genap untuk tidak masuk ke kawasan ganjil genap yang diterapkan karena adanya perpanjangan PPKM level 4 di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (15/8/2021). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penurunan status level PPKM di Jakarta tidak dapat ditetapkan hanya berdasarkan permintaan publik karena harus merujuk ke sejumlah kriteria yang memiliki tolak ukur. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Masyarakat kini sedang menanti keputusan pemerintah tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 hingga 4 di Jawa dan Bali.
Pasalnya, PPKM Level 2 hingga 4 di Jawa Bali berakhir pada hari ini, 23 Agustus 2021. Beberapa daerah yang sempat masuk zona merah kini mulai berkurang, kendati begitu pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak lengah dalam prokes.
Advertisement
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan bahwa Indonesia mengalami banyak penambahan kasus sejak awal bulan Februari 2021, yang kemudian mengalami penurunan hingga Mei.
Kendati demikian, munculnya varian Delta yang mendominasi di Kudus dan Bangkalan beberapa waktu lalu, membuat kasus kembali naik secara drastis mencapai sekitar 56 ribu infeksi baru per harinya.
BACA JUGA: Pimpinan Alexander Marwata Dilaporkan ke Dewan Pengawas, Begini Tanggapan KPK
"Saya minta semuanya tetap hati-hati, waspada mengenai yang namanya Covid-19 ini. Jangan sampai ada varian baru datang karena bermutasi," tutur Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Jawa Timur yang ditayangkan via YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (20/8/2021).
Kenaikan kasus terkonfirmasi tercatat sebanyak 12.408 pada 22 Agustus 2021 atau dikumulatifkan menjadi 3.979.456.
Di hari yang sama, kasus sembuh pun menunjukkan kenaikan menjadi 24.276 atau kumulatif 3.546.324 dan kasus meninggal 1.030, yang jika ditotal menjadi 126.372.
Melansir covid19.go.id, penambahan kasus positif dan sembuh tersebut merupakan hasil pemeriksaan 148.410 sampel. Tempo hari kasus aktif berkurang 12.898 atau menjadi 306.760 dan suspek atau kontak erat berjumlah 262.664.
Jawa Barat menjadi provinsi dengan kasus aktif atau orang yang tengah menjalani perawatan dan isolasi tertinggi, dengan jumlah 51.140.
Diikuti oleh Jawa Tengah dengan jumlah 28.069, Sumatra Utara 27.362, Jawa Timur 22.832, dan Yogyakarta 18.127 kasus aktif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
Advertisement
Advertisement







