Advertisement

Afghanistan Kini Sudah Dikuasai Taliban & di Ambang Perang Saudara

Oktaviano DB Hana
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 15:07 WIB
Budi Cahyana
Afghanistan Kini Sudah Dikuasai Taliban & di Ambang Perang Saudara Area Kota Kandahar dan sekitarnya di Afghanistan. - wikipedia

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace menyebut Afghanistan sedang menuju ke arah perang saudara setelah Taliban menguasani negera tersebut. 

“Inggris menemukan bahwa pada tahun 1830-an, bahwa itu adalah negara yang dipimpin oleh panglima perang dan dipimpin oleh provinsi dan suku yang berbeda, dan Anda akhirnya, jika Anda tidak terlalu berhati-hati dalam perang saudara, dan saya pikir kita sedang menuju perang saudara,” kata Wallace kepada BBC, seperti dikutip Al-Jazeera, Jumat (13/8/2021).

Dia pun mendesak negara-negara Barat untuk memahami bahwa Taliban bukanlah entitas tunggal tetapi gelar untuk segudang kepentingan yang bersaing.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

“Taliban tidak sepenuhnya satu entitas, mereka memecah di bawah judul menjadi berbagai kepentingan yang berbeda,” kata Wallace.

Taliban telah merebut kota utama Lashkar Gah di Afghanistan selatan, sehari setelah kelompok itu mengklaim kendali atas Kandahar dan Herat, kota terbesar kedua dan ketiga di negara itu.

Penguasaan atas Kandahar dan Herat menjadi kemenangan terbesar Taliban sejak mereka mulai mengintensifkan serangan pada Mei.

Jatuhnya kota-kota besar adalah tanda bahwa orang-orang Afghanistan menerima Taliban, kata juru bicara kelompok itu seperti dikutip stasiun TV Al Jazeera.

Sementara itu Amerika Serikat  (AS) dan Inggris akan mengirim ribuan tentara membantu evakuasi staf kedutaan mereka.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Anggota DPR Beri Atensi Khusus Dugaan Pemerkosaan Anak Difabel di Bantul

Bantul
| Senin, 26 September 2022, 21:17 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement