Temukan Terowongan Hamas di Gaza, Israel Turunkan Robot dan Anjing Pelacak
Militer Israel menargetkan labirin terowongan dan struktur komando kelompok militan di Gaza Utara.
Siswa SMP mengikuti vaksinasi Covid-19 di halaman parkir Gembira Loka Zoo, Umbulharjo, Yogyakarta, Selasa (13/7/2021). Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar vaksinasi Covid-19 untuk anak berumur 12-18 tahun dengan melakukan pendaftaran melalui aplikasi Jogja Smart Service. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Harianjogja.com, JAKARTA – Saat ini beredar sejumlah vaksin Covid-19 yang digunakan untuk memerangi wabah Virus Corona di berbagai negara.
Di Indonesia, program vaksinasi dilakukan melalui dua jalur, yaitu jalur pemerintah tanpa dikenakan biaya alias gratis. Vaksin yang digunakan pada program ini adalah: Sinovac, AstraZeneca, Moderna, dan Pfizer.
BACA JUGA : Dilaunching Jokowi, Vaksinasi Anak di Gunungkidul Ternyata Hanya Seremoni
Kemudian, Program Vaksin Gotong Royong yang dilaksanakan perusahan atau badan usaha.
Pada program ini, pemilik usaha membeli vaksin Covid-19 dari pemerintah kemudian disuntikkan kepada karyawan dan anggota keluarganya. Meski, belum seluruh perusahaan melaksanakan Vaksinasi Gotong Royong.
Adapun, jenis vaksin Covid-19 yang digunakan pada Vaksinasi Gotong Royong adalah Sinopharm dan CanSino. Keduanya berasal dari China, dan menggunakan Virus Corona yang sudah tidak aktif.
Di tengah munculnya varian baru Virus Corona sebagai hasil dari mutasi, efektifitas beberapa vaksin berkurang dalam memerangi varian baru seperti Delta. Saat ini, varian Delta menyebar di berbagai negara, termasuk di Indonesia.
BACA JUGA : Mahfud Jelaskan Asal Ide Vaksin Berbayar yang Sekarang Sudah Dibatalkan Jokowi
Di Indonesia, hingga kini, sebagian besar vaksin yang digunakan adalah Sinovac. Padahal, berdasarkan hasil penelitian yang sudah terbit beberapa vaksin yang efektif melawan Varian Delta adalah: AstraZenenca, Moderna, Pfizer, dan Bharat Biotech.
Sementara, hingga kini—mengutip keterangan dokter Adam Prabata-- belum ada data ilmiah efektivitas Sinopharm dan Sinovac terhadap varian Delta.
Seperti diketahui, warga yang sudah divaksinasi menggunakan Sinovac masih berisiko terinfeksi Virus Corona.
Lalu, vaksin apa yang terbaik untuk menghadapi Covid-19?
Meurut Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang dikutip dari akun Instagram @jokowi, Senin (19/7/2021), vaksin terbaik adalah vaksin yang sudah tersedia dan paling cepat didapatkan.
“Mari segera dapatkan vaksinasi seraya tetap mematuhi protokol kesehatan. Hanya dengan itulah, kita bersama-sama dapat mengakhiri pandemi ini,” ujar Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Militer Israel menargetkan labirin terowongan dan struktur komando kelompok militan di Gaza Utara.
Operasional wisata Candi Borobudur saat Waisak 2026 hanya dibuka hingga pukul 14.00 WIB. Sebanyak 2.570 lentera dan 570 drone disiapkan.
Pakar ITB menyebut penerapan biodiesel B50 dapat mengurangi impor energi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional di tengah krisis geopolitik.
Truk boks bermuatan tepung terguling di Bokong Semar Gunungkidul menyebabkan macet parah di jalur Jogja-Wonosari hingga Minggu pagi.
Harga emas dunia diprediksi menembus US$4.943 per troy ounce dan mendorong harga logam mulia domestik menuju Rp2,9 juta per gram.
Polres Malang menyelidiki ledakan petasan di rumah warga Kepanjen yang menewaskan satu orang dan melukai korban dengan luka bakar serius.