Advertisement

Corona Mulai Masuk Kampung Atlet Olimpiade Tokyo, Dua Atlet Positif Covid-19

Annisa Sulistyo Rini
Minggu, 18 Juli 2021 - 12:57 WIB
Nina Atmasari
Corona Mulai Masuk Kampung Atlet Olimpiade Tokyo, Dua Atlet Positif Covid-19 Lambang Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020./Antara - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Pertama kalinya kasus Covid-19 ditemukan di Kampung Atlet Olimpiade Tokyo. Dua atlet olimpiade dinyatakan positif Covid-19 di tempat para atlet yang akan berlaga menginap.

Dilansir Bloomberg pada Minggu (18/7/2021), kasus positif itu menjadi yang pertama dilaporkan di antara para atlet yang sedang berada di Kampung Atlet, berdasarkan sebuah dokumen dari komite Olimpiade Tokyo. Sementara, ada 55 kasus positif Covid-19 yang berhubungan dengan kegiatan olah raga ini.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Olimpiade Tokyo rencananya akan dimulai pada 23 Juli 2021 dan menjadi yang pertama diselenggarakan tanpa penonton.

Baca juga: PPKM Darurat 2 Pekan Belum Tekan Kasus Covid-19, Pemkot Dukung Perpanjangan

Pemerintah setempat pun berupaya memerangi lonjakan kasus Covid-19 dan mengumumkan keadaan darurat keempat di Ibu Kota Jepang itu pada awal bulan ini. Tokyo telah melaporkan sebanyak 1.410 infeksi baru pada hari Sabtu, terbesar sejak 21 Januari 2021.

Sebelumnya, dilansir dari Antara pada Rabu (14/7/2021), minat dunia mengikuti Olimpiade Tokyo meredup di tengah kekhawatiran terhadap Covid-19 di Jepang dan mundurnya beberapa atlet terkenal serta negara tuan rumah menjadi di antara yang paling tidak tertarik mengikutinya, demikian hasil jajak pendapat Ipsos di 28 negara seperti dikutip Reuters.

Jajak pendapat yang dirilis Selasa itu menyimpulkan rata-rata minat dunia mengikuti Olimpiade adalah 46 persen, tetapi kegairahan bermacam-macam di berbagai pasar yang di Jepang mencapai kurang dari 35 persen.

Baca juga: Petrokimia Akan Buka Unit Produksi untuk Tambah Pasokan Oksigen Medis

Advertisement

Olimpiade terlanda pandemi yang akan dimulai dalam sembilan hari ke depan ini kehilangan dukungan publik di tengah masih adanya kekhawatiran terhadap risiko infeksi dan keadaan darurat yang diumumkan di Tokyo, meskipun penyelenggara menjanjikan langkah-langkah ketat terkait virus corona.

Penonton dilarang menghadiri semua event Olimpiade di Tokyo dan wilayah sekitarnya, sedangkan para pejabat Jepang meminta warga menonton Olimpiade lewat televisi untuk meminimalkan pergerakan orang.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bloomberg, Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Longsor di Jalur Wonosari-Jogja Belum Mengganggu Pengiriman Logistik

Jogja
| Selasa, 29 November 2022, 00:07 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement