Advertisement
Mulai Hari ini, Lapak Ganjar Tayang Tiap Hari. Ganjar: Kita Bantu Promokan UMKM
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. - Ist/dok Humas Pemprov Jateng
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG - Lapak Ganjar, program yang digalakkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mendukung pelaku UMKM, mulai hari ini Kamis (15/7/2021) berlangsung tiap hari. Sebelumnya, program yang memanfaatkan akun Instagram Ganjar ini tayang sekali setiap hari Minggu.
Pernyataan ini disampaikan Ganjar saat ditanya wartawan soal nasib UMKM yang ada di exit tol Jateng selama masa penutupan. Ganjar menyebut, soal UMKM dirinya telah meminta dinas terkait untuk mendata.
Advertisement
“Dinas Koperasi UMKM lagi saya minta untuk menghitung berapa yang mereka tutup, bagaimana kondisinya, dan berapa yang terdampak,” kata Ganjar di kantornya, Rabu (14/7/2021).
Termasuk pelaku UMKM yang menjajakan dagangannya di rest area-rest area Tol Jawa Tengah. Ganjar mengupayakan para pelaku UMKM yang terdampak bisa dibantu.
Ganjar tak memungkiri, UMKM jadi salah satu yang terdampak dari pelaksanaan PPKM Darurat dan kebijakan pengetatan lainnya. Tak jarang saat gowes pagi, Ganjar bertemu dan mendapat keluhan dari pelaku UMKM.
“Hampir setiap hari saya keliling kalau sepedaan itu Nemu mereka 'pak sepi pak', kadang-kadang WA saya 'pak gimana pak', ada kejadian yang lampunya dimatikan 'yah pak kami jualannya malem'. Maka kenapa mulai hari ini lapak Ganjar saya hidupkan setiap hari,” tegasnya.
Dengan itu, Ganjar berharap melalui Lapak Ganjar dirinya bisa membantu mempromosikan usaha dari pelaku UMKM.
“Dengan harapan kita ikut membantu mempromokan karena ini banyak yang pasti terkendala dan kena dampak ini,” ujarnya.
Di sisi lain, Dinas Koperasi UMKM juga dimintanya untuk mengidentifikasi dan menghitung berapa banyak yang terdampak. Sehingga, mereka yang benar-benar sulit bisa dibantu.
“Maka [Dinas Koperasi] UMKM saya minta untuk menghitung, biar yang bisa kita bantu ya kita bantu,” tandasnya.
Sebagai informasi, mulai 16-22 Juli mendatang seluruh exit Tol di Jawa Tengah akan ditutup. Langkah ini diambil kepolisian, guna mengurangi mobilitas untuk menekan penyebaran Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Memanas, 15 WNI di Teheran Siap Dievakuasi Lewat Azerbaijan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
- Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jam Puncaknya
- DPR Minta KBRI Ambil Langkah Darurat Lindungi Jemaah Umrah Indonesia
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Bibit Siklon 90S Picu Hujan Lebat di Jateng, Warga Diminta Waspada
- Satu WN China Tewas dalam Serangan AS-Israel ke Iran, 3.000 Dievakuasi
- Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp13.000 per Gram
- Konflik Timur Tengah, Jamaah Umrah Jogja Tertahan di Madinah
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Operasi Ke-7 di 2026
- Ramadan Penuh Makna, MORAZEN Jogja Hadirkan Sudut Baca di SDN Temon
- Kedubes AS di Riyadh Diserang Drone, Situasi Timur Tengah Kian Memanas
Advertisement
Advertisement








