Haaland Brace, Manchester City Libas Crystal Palace 4-1
Haaland mencetak brace saat Manchester City mengalahkan Crystal Palace 4-1. City mengoleksi enam poin dan memuncaki klasemen Liga Inggris.
Pelaksanaan vaksinasi di DPRD Kota Jogja. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Semangat masyarakat Jogja untuk mengikuti vaksinasi kian meningkat. Terbukti hamper Sebagian besar layanan vaksinasi dipenuhi masyarakat. Pemerintah diminta untuk menambah titik vaksinasi dengan memberdayakan sejumlah relawan kesehatan.
Anggota Pansus Pengawasan Penanganan Covid-19 DPRD Kota Jogja, Nurcahyo Nugroho mengamati, saat ini antusiasme masyarakat meningkat seiring dengan kenaikan kasus positif Covid-19. Terbukti sentra vaksinasi selalu dipenuhi antrean, salah satunya digelar di DPRD Kota Jogja pada 3-7 Juli 2021 lalu. Vaksinasi yang digelar parlemen ini, dari 3.030 dosis yang disediakan seluruhnya hadir dan bersedia untuk diberikan vaksinasi.
“Vaksinasi di DPRD Kota Jogja ini kemarin dibagi dalam empat gelombang dan 750 setiap tahapan, ini hampir semuanya hadir, warga rela antre. Kami melihat di tempat lain juga demikian banyak warga yang hadir dan minta untuk divaksin, artinya masyarakat semakin sadar akan pentingnya vaksinasi Covid-19 ini,” katanya Jumat (9/7/2021).
Ia menyarankan agar pemerintah menambah jumlah titik sentra vaksinasi sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa dilayani. Proses pendaftaran bisa dilakukan dengan sistem online, sehingga masyarakat harus dating sesuai jadwal. Jika tidak dating sesuai jadwal sebaiknya tidak dilayani demi mencegah terjadinya kerumunan.
Politikus PKS ini menyadari bahwa ada keterbatasan sumber daya manusia, apalagi saat ini banyak nakes yang terpapar Covid-19. Jika memungkinkan bisa merekrut secara khusus relawan kesehatan dari beberapa perguruan tinggi.
“Semangat masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi ini harus difasilitasi, sehingga sentra-sentra itu perlu diperbanyak agar cakupannya lebih luas. Kita berharap herd immunity ini bisa tercapai,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Emma Rahmi Aryani mengak uterus berupaya menambah sentra vaksinasi di Kota Jogja. Terkait keterbatasan SDM di Puskesmas karena banyak Nakes terpapar Covid-19, Dinas Kesehatan Kota Jogja bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi yang memiliki konsentrasi ilmu kesehatan dan kedokteran. Harapannya dengan memberdayakan mahasiswa tingkat akhir dapat membantu percepatan vaksinasi untuk anak.
“Kami berhitung tenaga, sekarang Puskesmas banyak terpapar, saat ini berupaya dengan institusi pendidikan untuk mencari sukarelawan untuk membantu vaksinasi. Terutama untuk mahasiswa yang memiliki fakultas Kesehatan dan kedokteran seperti Stikes, UII, UAD dan lain-lain,” ucapnya.
Emma menambahkan terkait kesiapan fasilitas vaksinasi anak, saat ini sedang dalam proses pembuatan aplikasi pendaftaran bersama Dinas Kominfo. “Kami Bersama Kominfo sedang membuat semacam aplikasi untuk pendaftaran vaksinasi anak secara online, saat ini baru proses. Harapannya kalau sudah mendaftar online itu datang dan ditepati, kalau misalnya buka untuk 1.000 orang itu kan sudah kami siapkan segala sesuatunya untuk 1.000 orang, sesuai jam-nya juga agar tidak menimbulkan kerumunan seperti antrean,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Haaland mencetak brace saat Manchester City mengalahkan Crystal Palace 4-1. City mengoleksi enam poin dan memuncaki klasemen Liga Inggris.
Agrinas Palma Nusantara menjajaki penggunaan truk listrik untuk mengangkut tandan buah segar sawit guna mendukung modernisasi logistik dan keberlanjutan industr
Mario Aji gagal lolos ke Q2 Moto2 Aragon 2026 setelah finis ke-12 di Q1. Pembalap Indonesia itu akan memulai balapan dari posisi ke-26.
Studi terhadap 183.000 orang menemukan hubungan penggunaan media sosial lebih dari 2,5 jam per hari dengan meningkatnya gejala depresi.
Pemerintah Nepal meminta Meta dan TikTok mempercepat penghapusan konten AI, rekaman lama, hingga QR donasi palsu terkait bencana banjir dan longsor.
PSIM Jogja mengungkap kisaran harga jersey Adidas musim 2026/2027. Jersey resmi Laskar Mataram dibanderol sekitar Rp700 ribu hingga Rp800 ribu dan dijual melalu