Begini Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh Anda di Tengah Pandemi

Ilustrasi kekebalan tubuh - JIBI/Bisnis.com
05 Juli 2021 23:27 WIB Ni Luh Anggela News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Di tengah pandemi Covid-19, masyarakat harus menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terpapar virus. Namun, hal-hal seperti kurang gizi, penuaan, hingga mengonsumsi obat-obatan tertentu dapat melemahkan sistem imun atau daya tahan tubuh seseorang.
 
Mark Hyman, seorang dokter keluarga dan pemimpin internasional di bidang Kedokteran Fungsional mengatakan sistem kekebalan tubuh seseorang bergantung pada makanan utuh yang padat nutrisi untuk bisa berfungsi dengan baik.
 
Menurutnya, kematian akibat infeksi di negara berkembang seringkali bukan karena infeksi itu sendiri tetapi ketidakmampuan tubuh  untuk melawannya karena kekurangan nutrisi. Oleh karena itu sangat penting untuk menjaga sistem imun agar daya tahan tubuh tetap kuat terutama di tengah pandemi.  
 
Dr Hyman melalui laman Instagramnya membagikan beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mendukung sistem kekebalan tubuh Anda di tengah pandemi.
 
1. Kurangi  gula dan pati halus

Sekarang tidak pernah menjadi waktu yang lebih baik untuk detoks gula dan junk food. Penelitian telah menunjukkan bahwa gula rafinasi dapat menekan sistem kekebalan Anda selama berjam-jam setelah konsumsi. Membatasi strach dan gula akan membantu sistem kekebalan Anda berfungsi lebih baik dan kesehatan Anda secara keseluruhan meningkat.
 
2. Pastikan asupan protein yang cukup

Sementara kebanyakan orang Amerika makan protein dalam jumlah yang cukup, beberapa tidak seperti populasi lansia dan vegan. Protein sangat penting untuk fungsi kekebalan dan malnutrisi protein merupakan faktor risiko besar kematian akibat infeksi.

Makanlah sekitar 1 gram/kg atau sekitar setengah berat badan Anda dalam gram protein sehari, atau sekitar dua porsi empat ons protein hewani organik yang bersih. Protein nabati (kacang-kacangan, kacang-kacangan/biji-bijian) cukup memadai jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Cobalah tahu dan tempe dari kedelai non-transgenik untuk konsentrasi protein tertinggi.
 
3. Tambahkan bawang putih, bawang bombay, jahe, dan banyak rempah-rempah (oregano, kunyit, rosemary) ke dalam makanan Anda

Tambahkan ini ke sup dan hidangan sayuran Anda, serta saus kacang dan saus. Bawang putih dan bawang bombay menawarkan sifat antimikroba spektrum luas.
 
4. Makan beberapa porsi buah-buahan dan sayuran berwarna-warni yang tinggi vitamin C, A dan fitonutrien yang mendukung sistem kekebalan tubuh.

Pilih lebih banyak sayuran berdaun hijau, sayuran silangan (brokoli, kubis Brussel dan kembang kol), paprika, ubi jalar, dan labu. Konsumsi 2 porsi buah dan 8 porsi atau lebih sayuran. Satu porsi sama dengan setengah cangkir konsentrasi protein tertinggi.
 
5. Makan makanan fermentasi untuk mendukung mikrobioma dan kekebalan Anda

Makan asinan kubis, kimchi, natto, miso, tempe, yogurt tanpa pemanis, dan  kefir. Mereka juga menjaga kekebalan Anda dengan baik.
 
6. Minum banyak cairan, terutama cairan hangat

Mengkonsumsi cairan yang cukup mendukung semua fungsi tubuh Anda termasuk sistem kekebalan tubuh. Buat sup dan kaldu (dengan sayuran segar selalu yang terbaik) dan konsumsi sepanjang minggu. Minumlah teh herbal seperti teh jahe dan kunyit. Bawalah setiap saat sebotol air yang disaring. Hindari jus buah konsentrat dan minuman manis, karena kandungan gulanya berbahaya bagi sistem kekebalan tubuh.
 
7. Tidur yang cukup

Kita semua tahu tidur memulihkan dan menyembuhkan tubuh. Tanpa tidur yang cukup, fungsi kekebalan yang optimal hampir tidak mungkin. Dapatkan ritme yang lebih baik dan tidurlah lebih awal. Tidurlah tujuh sampai delapan jam semalam. Menggabungkan berbagai teknik relaksasi dan pernapasan sepanjang hari untuk membantu mengatasi stres dan membiarkan pikiran beristirahat juga sangat membantu.
 
8. Berolahraga secara teratur

Olahraga ringan hingga sedang (sekitar 30-45 menit) membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hindari aktivitas berlebihan seperti latihan untuk ketahanan saat Anda merasa lelah. Ini akan menurunkan pertahanan kekebalan Anda. Jika Anda bisa berolahraga di luar di daerah yang jarang penduduknya, itu bagus. Jika Anda tidak menemukan  tempat untuk berolahraga, cobalah latihan dan kelas yoga online.
 
9. Berlatih meditasi dan yoga

Peningkatan tingkat stres meningkatkan kerentanan terhadap infeksi virus. Dalam satu penelitian, para sukarelawan memiliki virus flu yang disuntikkan ke saluran hidung mereka. Hanya orang-orang yang sangat ketakutan pada kuesioner stres yang menyerah. Sekarang saatnya untuk belajar meditasi, perbanyak latihan Anda, lakukan yoga, mandi air panas, lakukan pernapasan dalam, serta berlatih pijat di rumah dengan orang yang Anda cintai.

Sumber : JIBI/Bisnis.com