Kontrak Diputus Sepihak, Pengelola Hotel Gugat Rp4 Miliar
Sengketa Rp4 miliar di Purwokerto mencuat setelah kerja sama hotel diputus sepihak, memicu gugatan wanprestasi dan sorotan dunia bisnis.
Rachmawati Soekarnoputri./Suara
Harianjogja.com, JAKARTA-Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri sempat berjuang melawan Covid-19 di RSPAD Gatot Subroto sebelum akhirnya tutup usia pada Sabtu (3/7/2021) pagi.
Rachmawati dikabarkan menjalani penanganan Covid-19 sejak sepekan lalu. "[Masuknya] baru semingguan lah," kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dikutip dari Suara.com--jaringan Harianjogja.com, Sabtu.
Partai Gerindra sangat kehilangan atas kepergian putri ke-3 dari pasangan Soekarno dan Fatmawati tersebut. Sebab Rachmawati telah dianggap sebagai seorang ibu, kakak serta panutan bagi internal partai.
"[Beliau] panutan di partai kami, khususnya bagi kaum wanita, dia tempat berkeluh kesah, dalam perjuangan bersama," ucap Dasco.
Dasco meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk mengirimkan doa bagi mendiang Rachmawati yang wafat di usia 71 tahun itu.
"Kami mintakan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan semoga almarhumah husnul khatimah dan mohon dimaafkan segala kekhilafannya," ujar Sufmi dasco Ahmad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Sengketa Rp4 miliar di Purwokerto mencuat setelah kerja sama hotel diputus sepihak, memicu gugatan wanprestasi dan sorotan dunia bisnis.
Pemadaman listrik bergilir mengganggu aktivitas warga. Berikut lima gadget yang membantu tetap produktif saat listrik padam.
Daftar mobil paling andal 2026 dirilis. Lexus kembali memimpin, sementara Volkswagen mencatat tingkat kerusakan tertinggi.
BPS DIY memasukkan usaha online dalam Sensus Ekonomi 2026 untuk memetakan ekonomi digital yang berkembang pesat di Yogyakarta.
Penataan bantaran sungai di Bangunrejo, Tegalrejo, mulai menggerakkan UMKM dan kegiatan seni budaya sekaligus memperkuat ekonomi warga.
Said Iqbal mengungkap empat perusahaan terancam PHK massal akibat tekanan ekonomi global dan dampak perang Iran-AS-Israel.