Inflasi Oktober 2026 Capai 3,23%, Cabai Rawit dan Beras Jadi Pemicu
BPS mencatat inflasi tahunan Oktober 2026 sebesar 3,23%. Cabai rawit, beras, bensin, dan tarif pesawat menjadi penyumbang inflasi.
Rachmawati Soekarnoputri./Suara
Harianjogja.com, JAKARTA-Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri sempat berjuang melawan Covid-19 di RSPAD Gatot Subroto sebelum akhirnya tutup usia pada Sabtu (3/7/2021) pagi.
Rachmawati dikabarkan menjalani penanganan Covid-19 sejak sepekan lalu. "[Masuknya] baru semingguan lah," kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dikutip dari Suara.com--jaringan Harianjogja.com, Sabtu.
Partai Gerindra sangat kehilangan atas kepergian putri ke-3 dari pasangan Soekarno dan Fatmawati tersebut. Sebab Rachmawati telah dianggap sebagai seorang ibu, kakak serta panutan bagi internal partai.
"[Beliau] panutan di partai kami, khususnya bagi kaum wanita, dia tempat berkeluh kesah, dalam perjuangan bersama," ucap Dasco.
Dasco meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk mengirimkan doa bagi mendiang Rachmawati yang wafat di usia 71 tahun itu.
"Kami mintakan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan semoga almarhumah husnul khatimah dan mohon dimaafkan segala kekhilafannya," ujar Sufmi dasco Ahmad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
BPS mencatat inflasi tahunan Oktober 2026 sebesar 3,23%. Cabai rawit, beras, bensin, dan tarif pesawat menjadi penyumbang inflasi.
BPS mencatat 938,84 juta perjalanan wisatawan nusantara sepanjang Januari-September 2026, naik 4,10% dan tertinggi sejak 2019.
Bareskrim mengungkap korban TPPO bermodus rekrutmen tentara bayaran Rusia berasal dari kalangan sipil hingga mantan anggota TNI dan Polri.
Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menjabat Kapolda Jateng sejak Oktober 2026. Rekam jejaknya di BNN kini disorot setelah polemik penggeledahan ponpes.
Peneliti menemukan 319 ekstensi Chrome yang mengalihkan pencarian melalui server perantara dan berpotensi memantau aktivitas pengguna.
Neraca perdagangan Indonesia surplus US$3,36 miliar pada September 2026. BI menilai capaian ini memperkuat ketahanan eksternal ekonomi nasional.