Predikat Orang Terkaya di Dunia Pernah Dipegang Anak Usia 12 Tahun

Doris Duke
22 Juni 2021 09:07 WIB Jessica Gabriela Soehandoko News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pada 1925, orang terkaya kedua di dunia adalah seorang anak perempuan berusia 12 tahun bernama Doris Duke.

Dia adalah anak dari “Buck” Duke, merupakan pendiri dari American Tobacco Company. Ayahnya meninggal pada umur 68 tahun ketika Doris berusia 12 Tahun. Sehingga warisannya jatuh kepada dirinya.

Ayahnya, James “Buck” Buchanan, meninggal pada tahun 10 Oktober 1925 ketika Doris berusia pada umur 12 tahun. Doris kemudian mewarisi dana perwalian $100 juta sehingga Doris menjadi orang terkaya ke dunia pada tahun itu.

Sayangnya, kekayaannya itu membuatnya cukup menderita.

Ketika kecil, Doris Duke bahkan didoktrin oleh ayahnya bahwa tidak akan ada yang benar-benar mencintainya. Orang-orang akan mencintai Doris Duke dikarenakan uangnya.

Dalam perjalanan Doris, Doris menghabiskan seumur hidup mencoba menyangkal prediksi suram ayahnya tentang cinta dan uang. Doris telah menikah dua kali, yakni dengan James Cromwell dan Porfirio Rubirosa, namun keduanya gagal. Pernikahan tersebut berisi dengan orientasi terhadap uang, adanya penyuapan dalam hubungan namun gagal kembali, dan perselingkuhan.

Selain dari kisah hubungannya, Doris juga berkecimpung di berbagai minat dan karir. Doris pernah menjadi anggota paduan suara Injil, bekerja di kantin untuk tentara di Mesir, dan pernah menulis untuk Harper’s Bazaar. Doris juga menjadi wanita non-Hawaii pertama yang mengikuti kompetisi selancar, penyayang dan mendukung hak binatang, dan membudidayakan bunga langka dan eksotis.

Doris juga memiliki skandal dengan Eduardo Tirella pada tahun 1966. Tirella merupakan kurator koleksi seninya dan memberitahu Doris bahwa dirinya akan berhenti untuk mengejar karir sebagai desainer produksi di industri film. Keduanya berdebat sengit dan ketika ingin pergi, terjadi kecelakaan sehingga Tirella meninggal dikarenakan ditabrak oleh Doris secara tidak sengaja. Pihak dari Polisi menganggap kasus ini sebagai kasus yang tidak disengaja, namun pihak dari keluarga menganggap kasus kematian ini tidak wajar. Keluarganya diberikan uang senilai $75 ribu, dan tentunya jauh dari apa yang mereka cari.

Doris berikutnya juga tidak menikah lagi setelah pernikahan keduanya dan tidak memiliki anak. Selama hidupnya, Doris dekat dengan dua orang yakni Chandi Heffner dan Bernard Lafferrty.

Doris bertemu dengan Chandi Heffner dan menganggap bahwa dirinya merupakan reinkarnasi dari putrinya, yang hanya hidup selama 24 jam. Mereka mengelilingi dunia, membeli pesawat, dan bahkan Doris mengadopsi Chandi. Namun dikarenakan sesuatu hal, Doris memutuskan hubungan Chandi pada tahun 1991.

Selanjutnya, Doris menemukan Bernard Lafferty, yakni rekomendasi Chandi untuk mengangkatnya sebagai kepala pelayan. Bernard ditetapkan sebagai orang kepercayaan Doris dan menjadi pendamping tetapnya.

Doris Duke meninggal pada 28 Oktober 1993 pada umur 80 tahun. Pada saat kematiannya, Doris memiliki total kekayaan bersih sebesar $5,3 miliar. Menurut ketentuan wasiatnya, sebagian besar kekayaan Doris disumbangkan untuk amal.

Sumber : JIBI/Bisnis.com