Advertisement
Ahli Imunisasi Australia Rekomendasikan AstraZeneca Hanya untuk 60 Tahun ke Atas
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Panel ahli imunisasi Australia akan merekomendasikan penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca hanya untuk orang berusia di atas 60 tahun. Informasi tersebut dilaporkan melalui media Australia, Kamis (17/6/2021).
Para pemimpin negara bagian dan teritori Australia itu telah diberitahu tentang rekomendasi dari Australian Technical Advisory Group on Immunization (ATAGI) dan pertemuan kabinet nasional darurat dapat diadakan pada Kamis untuk membahas apakah akan mengubah peluncuran vaksin, Nine News melaporkan.
Advertisement
Australia pada awal April merekomendasikan orang di bawah 50 tahun harus mendapatkan vaksin COVID-19 Pfizer daripada AstraZeneca karena kekhawatiran pembekuan darah di antara penerima.
Kementerian kesehatan Australia tidak segera menanggapi permintaan untuk meminta komentar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Belum Ada PMK di Jogja, Pemerintah Perketat Pengawasan Ternak
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- KPK Kantongi Hasil Audit Kerugian Negara Proyek Gedung Pemkab Lamongan
- KRL Jogja-Solo Normal, Ini Jadwal Lengkap Perjalanan Jumat 30 Januari
- Industri Minuman Alkohol Sumbang Triliunan Rupiah ke Ekonomi Nasional
- KJRI Johor Bahru Ungkap Kronologi Penyelundupan 7,5 Ton Pasir Timah
- Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 30 Januari, Permudah Mobilitas Warga
- Disdikpora Kulonprogo Beri Tali Asih Siswa SD Bawa Adik ke Sekolah
- Uni Eropa Tetapkan IRGC Iran Sebagai Organisasi Teroris
Advertisement
Advertisement



