Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan peringatan Hari Santri bukan sekadar momentum mengenang perjuangan ulama dan santri
Menteri BUMN Erick Thohir dalam halal bi halal Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) di Jakarta, Senin, 14 Juni 2021./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa organisasi Islam perlu terus mengembangkan jihad di sektor ekonomi untuk kemajuan Bangsa Indonesia.
Hal ini disampaikan Erick pada acara halal bi halal Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) di Jakarta, Senin, 14 Juni 2021.
“Kita banyak berjuang dari segi politik, tetapi masih abai untuk bergerak dari segi ekonomi. Padahal kedua segi ini tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.
Selain Erick, hadir secara virtual tokoh-tokoh senior kebangsaan Jusuf Kalla dan Akbar Tanjung. Selain itu acara juga dihadiri oleh berbagai tokoh alumni HMI, praktisi dan akademisi ekonomi & keuangan syariah.
Erick juga mengajak generasi muda HMI untuk terlibat dalam kolaborasi bersama BUMN. Saat ini pihaknha sedang mendorong beberapa inovasi program yang berkaitan dengan keumatan.
“Kita punya program yang namanya Rabu Hijrah. Ini bisa kita kolaborasikan sebagai program edukasi kader HMI dalam berekonomi syariah.”
Memberikan pemaparan secara virtual, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyoroti satu hal yang menarik dari halal bi halal KAHMI di tahun ini.
“Di saat ahli kesehatan kian ramai bicara soal kesehatan di tengah pandemi, para politisi sudah mulai sibuk bicara 2024. Ini alhamdulillah KAHMI justru sibuk bicara jihad ekonomi,” ungkap Pak JK, disambut gelagak hadirin.
Menurut Pak JK, ekonomi umat adalah hal penting untuk memajukan standar Indonesia di kancah global. Karena saat ini menurutnya, Indonesia masih kalah dari Malaysia dan Thailand dalam sektor ekonomi
“Dengan adanya transformasi melalui jihad ekonomi, insha Allah cita-cita besar bangsa kita untuk bersaing dalam segi ekonomi bisa terwujud,” pungkasnya.
Senada dengan Jusuf Kalla, Mahfud MD, Ketua Dewan Pakar KAHMI mengatakan bahwa jihad ekonomi merupakan hal yang sudah selayaknya menjadi perjuangan kader-kader HMI.
“KAHMI sudah tersebar dalam perjuangan menuju jihad ekonomi. Sekali lagi, kita bukan membuat negara Islam. Negara Pancasila boleh menjalankan sistem ekonomi Islam dengan keberpihakan kepada umat,” kata Mahfud dalam pemaparannya.
Sedangkan Fachry Ali, Intelektual Muslim yang memberikan tausiyah ekonomi politik dalam acara ini menyampaikan apresiasinya terhadap KAHMI yang menyelenggarakan halal bi halal dengan tema jihad ekonomi.
“Sektor privat berkontribusi besar terhadap ekonomi negara, sejalan dengan BUMN yang merupakan weapon ekonomi sebagai benteng dari kapitalisme. Proficiat kepada KAHMI atas terselenggaranya acara malam hari ini. Pesan saya, prinsip entrepreneurship harus terus tertanam dan ditumbuhkan dalam HMI.” ujarnya.
Arief Rosyid sebagai Ketua Panitia mengatakan, semakin banyaknya pihak yang dalam harmoni menyuarakan transformasi ekonomi. Niscaya Indonesia akan semakin menjadi bangsa yang besar dan siap bersaing dalam hal ekonomi syariah pada tingkat global. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan peringatan Hari Santri bukan sekadar momentum mengenang perjuangan ulama dan santri
Serangan bersenjata saat pemakaman di gereja Yordania menewaskan tujuh orang dan melukai 27 lainnya. Penyelidikan masih berlangsung.
Sunmor Ledok Asri Grajegan di Seyegan, Sleman, diapresiasi DPRD sebagai wadah pemasaran UMKM dan penggerak ekonomi masyarakat.
Yusril Ihza Mahendra menyebut usulan perubahan definisi korupsi perlu dikaji mendalam, termasuk kesesuaiannya dengan konvensi antikorupsi PBB.
PT Jogja Makmur Sejahtera merayakan satu tahun perjalanan dengan menyalurkan bantuan 32 tangki air bagi warga Gunungkidul bersama Dompet Dhuafa
Komisi C DPRD Kota Jogja menekankan empat prinsip pelaksanaan program OPD serta menyoroti mitigasi banjir dan kebakaran di kawasan kampung.