KPK Ungkap Dugaan Suap Pengadaan Barang dan Jasa dalam OTT Bupati Klaten
KPK mendalami dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Klaten serta dugaan pemberian kepada oknum BPK terkait audit dalam OTT Bupati Hamenang.
Presiden Jokowi seusai berolahraga di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (13/12/2020). /ANTARA-Biro Pers Setpres
Harianjogja.com, JAKARTA - Para relawan menunggu arahan Joko Widodo (Jokowi) terkait dukungan calon presiden (capres) untuk Pemilu 2024. Hal terebut disampaikan oleh Ketua Umum Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas.
Michael Umbas dalam rilisnya diterima di Jakarta, Senin, mengatakan ABJ mematuhi perintah dan setia kepada Jokowi termasuk soal pencalonan presiden di 2024.
“Relawan Arus Bawah Jokowi dipastikan akan patuh dan setia menunggu arahan Pak Jokowi, kami tegak lurus, taat dan nurut instruksi. Pak Jokowi sebut nama, itu kami dukung dan menangkan,” kata Umbas.
Dia mengatakan Presiden Jokowi menyebut relawan-relawan Jokowi mulai dirayu oleh para bakal capres untuk kepentingan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.
Kemudian, lanjut dia, Jokowi meminta elemen-elemen relawan agar bersabar. Sebab, Jokowi akan menentukan arah dukungan untuk Pilpres 2024. Umbas menyatakan relawan akan mendukung, sekaligus memenangkan nama yang nantinya dipilih Jokowi.
Baca juga: Covid-19 Merjalela, Hajatan & Kegiatan Sosial di Sleman Tetap Banyak
Umbas berterima kasih atas apresiasi Jokowi terhadap kerja-kerja relawan pada Pilpres 2014 maupun 2019. Umbas mengatakan perjuangan para relawan Jokowi semata-mata untuk menjadikan Indonesia semakin maju dan sejahtera di bawah kepemimpinan Jokowi.
Umbas membenarkan pernyataan Jokowi bahwa sejumlah relawan mulai dibujuk oleh segelintir tokoh demi kepentingan kontestasi Pilpres 2024.
Hal itu, menurut dia, tanpa terkecuali ABJ, beberapa pihak banyak yang ingin meminta dukungan. Namun, Umbas menegaskan ABJ sama sekali belum bersikap, karena menunggu arahan Jokowi.
Umbas juga berharap rekan-rekan elemen relawan Jokowi lainnya supaya tidak terburu-buru menentukan arah dukungan politik. Pasalnya, relawan dibentuk dalam rangka memenangkan Jokowi dalam dua kali pilpres.
“Sudah sepatutnya kami para relawan, menunggu arahan Pak Jokowi. Pak Jokowi sudah minta kami agar \'ojo kesusu\' alias tidak tergesa-gesa, dan minta relawan mencermati dinamika politik. ABJ optimistis keputusan Pak Jokowi adalah yang terbaik, bukan bagi relawan, tetapi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Umbas.
Seksi di Mata Tokoh
Seperti diberitakan, Jokowi menyebut relawan-relawannya cukup seksi di mata para tokoh politik. Menurut Jokowi, para relawan akan menjadi rebutan banyak pihak untuk didekati.
“Kenapa begitu, karena para relawan ini telah terbukti bisa mengantarkan, mengantarkan saya menjadi Presiden Republik Indonesia dua periode,” kata Jokowi dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Seknas Jokowi.
Jokowi berharap segenap relawan untuk mempelajari peta politik. Pada saatnya nanti, Jokowi akan membawa kapal besar bernama Relawan Jokowi untuk menentukan sikap politik pada Pilpres 2024.
“Nanti pada saatnya saya akan berbicara, saya akan menyampaikan ke mana kapal besar Relawan Jokowi ini akan kemudinya kita arahkan. Untuk saat ini saya mengajak sekali lagi para relawan semuanya, untuk fokus membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi COVID-19,” ujar Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mendalami dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Klaten serta dugaan pemberian kepada oknum BPK terkait audit dalam OTT Bupati Hamenang.
PT Pegadaian meraih dua penghargaan di Indonesia In-House Counsel Awards 2026 atas inovasi fungsi hukum, penguatan tata kelola, dan pencegahan risiko bisnis.
Menkum Supratman menyederhanakan 195 Permenkum menjadi 34 aturan. Mendagri Tito dan pakar hukum Aan Eko Widianto memberi catatan.
Rupiah melemah ke Rp18.021 per dolar AS akibat sentimen rencana reklasifikasi MSCI dan inflasi AS yang melampaui ekspektasi pasar.
DPRD Kulon Progo menggelar Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-75 Kulon Progo pada Kamis (15/10). Rapat yang digelar dengan menggunakan bahasa Jawa
Wakil Panglima TNI Maruli Simanjuntak menyatakan akan mempelajari putusan MK yang memerintahkan revisi UU Peradilan Militer dalam dua tahun.