Anak Balita 2 Tahun Dibawa Kabur Pengemis
Anak balita yang baru berusia dua tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, dibawa kabur seorang pengemis perempuan, pada Jumat (14/5/2021).
Tersangka pencurian uang MTA Sukodono, Sragen, Firmansyah Arsyi Gagah Prakoso (tengah) diamankan polisi. /Ist-Polsek Sukodono.
Harianjogja.com, SRAGEN -- Penyidik Unit Reskrim Polsek Sukodono, Sragen mengungkap kasus pencurian uang Majelis Tafsir Alquran (MTA) Kecamatan Sukodono senilai Rp70 juta yang tersimpan di rumah Samsu, 59, warga Dukuh RT 07, Desa Majenang, Sukodono, Sragen, Selasa (8/6/2021).
Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak kasus itu dilaporkan pada Kamis (10/6/2021) siang, Polsek Sukodono sudah bisa menangkap pencuri uang itu pada Jumat (11/6/2021). Pencuri uang itu tak lain adalah menantu dari Samsu yang bernama Firmansyah Arsyi Gagah Prakoso, 26. Tersangka ditangkap aparat di sebuah warung internet (warnet) Furion yang berlokasi di Beloran, Kota Sragen.
BACA JUGA : Tak Punya Uang, Ibu Rumah Tangga di Sleman Curi Ponsel
“Pelaku mengaku terpaksa mengambil uang itu untuk membayar utang dan berjudi online. Modus operandinya, tersangka memanfaatkan kelengahan korban [pelapor] yang bekerja pada siang hari,” jelas Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Suwarso, kepada JIBI/Solopos, Jumat.
Pencuri sudah mengakui bahwa uang Rp70 juta itu milik Yayasan MTA Sukodono Sragen yang akan digunakan untuk membeli tanah. Dari uang sebanyak itu, pelaku sudah mengambil uang Rp12 juta yang digunakan untuk berjudi online jenis Binomo. “Petugas menyita uang sebesar Rp58 juta dan sebuah ATM BNI,” terang AKP Suwarso.
Uang senilai Rp70 juta milik Yayasan Majelis Tafsir Alquran (MTA) Cabang Sukodono raib digondol maling di siang bolong. Tidak hanya uang, sepeda motor Yamaha V100 juga raib bersamaan dengan hilangnya uang milik yayasan tersebut. Uang tersebut sebelumnya tersimpan di rumah Samsu, 59, warga Dukuh, RT 08, Majenang, Sukodono, Sragen, yang menjabat Ketua II MTA Cabang Sukodono.
BACA JUGA : Curi Perhiasan dan Uang Dolar Majikan, Pekerja Rumah
Pada Senin (7/6/2021), sekitar pukul 18.30 WIB, Samsu dipercaya oleh yayasan untuk menyimpan uang itu sebelum digunakan untuk membeli tanah. Samsu menyimpan uang sebanyak itu pada sebuah tas punggung warna hitam. Selanjutnya, tas itu ia taruh di bawah ranjang tidurnya.
Keesokan harinya, Selasa (8/6/2021), korban terbangun dan melaksanakan aktivitas seperti biasa. Hingga siang hari, ia belum memeriksa uang yang tersimpan di bawah ranjangnya. Hingga pada pukul 18.30 WIB, Samsu bersama anaknya bermaksud mengecek uang yang tersimpan di bawah ranjang itu.
Betapa kagetnya keduanya begitu menyadari uang di dalam tas hitam itu sudah raib. Setelah itu, Samsu mengecek barang-barangnya. Ternyata sebuah sepeda motor Yamaha V100 senilai Rp1juta miliknya juga raib. Atas kejadian itu, Samsu kemudian melapor ke Polsek Sukodono pada Kamis (10/6/2021) siang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Anak balita yang baru berusia dua tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, dibawa kabur seorang pengemis perempuan, pada Jumat (14/5/2021).
Pertamina Hulu Energi memperkuat ketahanan energi nasional lewat strategi dual growth dengan pengembangan migas dan bisnis rendah karbon.
Donald Trump menyebut kesepakatan damai Amerika Serikat dan Iran hampir selesai, termasuk pembukaan Selat Hormuz dan pencabutan sanksi.
Dinas Rahasia AS memastikan pelaku penembakan di dekat Gedung Putih tewas setelah baku tembak dengan agen keamanan. Donald Trump dilaporkan aman.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Penembakan terjadi di dekat Gedung Putih, AS. FBI dan Dinas Rahasia menangani insiden yang melukai dua orang.