Kominfo Perluas Investigasi Data Warga yang Bocor

Ilustrasi kejahatan siber. - Reuters/Kacper Pempel
22 Mei 2021 23:57 WIB Rio Sandy Pradana News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memperluas investigasi terhadap sekitar 1 juta data warga yang diklaim sebagai data sampel oleh akun bernama Kotz yang menjual data pribadi di Raid Forums.

Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi mengatakan dari hasil investigasi secara acak terhadap sekitar 1 juta data tersebut, dapat disimpulkan bahwa Kominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) perlu melakukan investigasi lebih mendalam bersama dengan BPJS Kesehatan.

"Hingga hari ini, Kominfo telah mengidentifikasi jumlah data yang lebih besar dan memperluas investigasi terhadap sekitar 1 juta data yang diklaim sebagai data sampel oleh penjual [Kotz]," kata Dedy dalam siaran pers, Sabtu (22/5/2021).

Dia menuturkan sesuai dengan amanat PP No. 71/2019, Kominfo telah melakukan pemanggilan terhadap Direksi BPJS Kesehatan pada hari Jumat, 21 Mei 2021 sebagai pengelola data pribadi yang diduga bocor untuk proses investigasi secara lebih mendalam.

Hasilnya, BPJS segera akan memastikan dan menguji ulang data pribadi yang diduga bocor. Investigasi yang dilakukan oleh tim internal BPJS akan selalu dikoordinasikan dengan Kementerian Kominfo dan BSSN.

Langkah-langkah pengamanan data akan dilakukan oleh BPJS untuk memitigasi risiko kebocoran data pribadi yang lebih luas.

Diketahui, Kominfo telah memblokir Raid Forums karena teridentifikasi sebagai forum yang banyak menyebarkan konten yang melanggar perundang-undangan di Indonesia. Adapun, forum tersebut juga terkait dengan tersebarnya 279 juta data warga RI.

"Tautan untuk mengunduh data pribadi, yakni tautan data di bayfiles.com, mega.nz, dan anonfiles.com kesemuanya telah dilakukan pemblokiran," ujarnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia