Gus Kikin Pimpin PBNU 2026-2031, Ini Harapan Puan Maharani
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, KLATEN--Sesosok mayat ditemukan di areal persawahan Klaten, Jawa Tengah.
Para petani di area persawahan Desa Pakahan, Kecamatan Jogonalan, Klaten dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat, Rabu (19/5/2021).
Dari hasil pemeriksaan tim medis, pria berinisial MN (45) tak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria tersebut.
Mayat itu kali pertama diketahui salah satu warga Desa Trunuh, Klaten, bernama Surono (54).
Surono menjelaskan pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB dia mengetahui sosok pria itu sudah telentang di rerumputan yang tumbuh pada area persawahan. Lokasi area persawahan berdekatan dengan tempat dia memproduksi batu bata.
BACA JUGA: Tangkal DBD, Sleman Luncurkan Program Si Wolly Nyaman, Apa Itu?
“Saya kira itu orang tiduran. Kemudian tidak saya hiraukan. Setelah pulang, sekitar pukul 13.00 WIB saya datang lagi. Ternyata posisinya masih sama,” kata Surono saat ditemui wartawan di sekitar lokasi penemuan, Rabu.
Lantaran curiga, Surono lantas meminta bantuan kepada warga sekitar untuk bersama-sama mengecek kondisi pria tersebut.
Ternyata, pria itu sudah meninggal dunia. Warga lantas melaporkan temuan jenazah itu ke polisi.
Belakangan diketahui pria itu merupakan salah satu warga Trunuh berinisial Mn, 45. Mn saban sehari-hari beraktivitas di sekitar lokasi untuk mengelola sawah miliknya tak jauh dari lokasi dia ditemukan meninggal dunia.
“Saya setiap hari ketemu. Dia mengelola sawah,” kata Surono.
Warga lainnya, Suradi (35), mengatakan tak ada bekas luka akibat benda tajam maupun benda tumpul pada tubuh Mn.
Dia juga sempat ikut mengecek lokasi gubuk yang didirikan Mn di tengah sawah yang dia kelola. Pada gubuk itu ditemukan secarik kertas bertuliskan ingin pulang ke salah satu desa di Kecamatan Wedi.
Kasubag Humas Polres Klaten, Iptu Nahrowi, menjelaskan sekitar pukul 13.30 WIB aparat Polsek Jogonalan dan petugas kesehatan mendatangi lokasi serta mengecek kondisi jenazah.
“Hasil visum tim medis tidak ada tanda-tanda kekerasan. Jenazah langsung dibawa keluarga untuk dimakamkan,” kata Nahrowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Pakar Vulkanologi UGM Prof. Agung Harijoko menjelaskan enam gunung api aktif bersamaan merupakan fenomena alami dalam proses geologi.
Malone Lam, pemuda Singapura 22 tahun, mengaku bersalah dalam kasus pencurian kripto US$245 juta dan menjalani gaya hidup mewah.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik dari lima gunung api pada 10 September 2026. Simak wilayah yang terdampak dan imbauannya.
Dinkes Bantul menduga jalur makanan matang dan mentah di SPPG Patalan 2 memicu kontaminasi bakteri dalam kasus keracunan MBG.
Tiga kapal TNI AL dikerahkan dalam pencarian jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau.