Pemudik Sepeda Motor Bakal Diminta Rapid Test Antigen

Pemudik sepeda motor mulai memadati jalur arteri Pantai Utara Jawa di Karawang, Jawa Barat, Selasa (4/5/2021). Mereka pulang kampung sebelum pemerintah memberlakukan pelarangan mudik untuk menghindari penyekatan, lalu kembali ke perantauan setelah kebijakan pelarangan resmi dicabut. - Antara
14 Mei 2021 03:51 WIB Rahmi Yati News Share :

Harianjogja.com, JAKARTALarangan mudik yang diberlakukan pemerintah tidak diindahkan oleh banyak warga. Buktinya banyak masyarakat yang akhirnya tetap bisa pulang kampung.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan testing atau pemeriksaan Rapid Test Antigen terhadap para pengendara motor yang akan kembali ke Jakarta.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan semua masyarakat yang akan kembali ke Jakarta akan dilakukan pengetesan dengan Rapid Test Antigen mulai 15-16 Mei 2021 hingga waktu yang diperlukan.

"Untuk pengguna sepeda motor dari arah Jawa Tengah, Jawa Barat yang masuk ke Jakarta, saya mengusulkan ada beberapa tempat untuk melakukan pengetasan yaitu di sekitar Karawang di jembatan timbang Balonggandu. Jadi posisinya di sebelah kiri," katanya Kamis (13/5/2021).

Selanjutnya untuk di pos Tegalgubug, Susukan, Cirebon dari arah Palimanan ke arah Jatibarang, lokasi pemeriksaannya juga berada di sebelah kiri. Budi juga telah mengusulkan penambahan lokasi pengetesan dari wilayah Indramayu ke arah Jatibarang.

"Dengan demikian nanti masyarakat pengguna sepeda motor yang ke Jabodetabek dengan menggunakan jalan nasional itu akan kena [pemeriksaan] pada tiga titik yang saya sampaikan tadi," sebutnya.

Bukan itu saja, dia juga menyebut pemeriksaan deteksi Covid-19 terhadap para pengendara motor maupun kendaraan pribadi roda empat yang akan masuk ke Jakarta dari arah Lampung juga akan dilakukan di Pelabuhan Bakauheni.

"Yang di Bakauheni itu sudah final. Kita akan lakukan di sekitar Bakauheni, namun juga ada usulan [lokasi pemeriksaan] di beberapa rest area sebelum masuk pelabuhan dermaga," jelasnya.

Dia menambahkan, pemeriksaan di Pelabuhan Bakauheni sifatnya adalah wajib. Sementara untuk lokasi pemeriksaan lain masih akan dikoordinasikan kembali untuk penentuan tempat dan pelaksanaan teknisnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia