Polisi Periksa 5 Saksi Temuan Mayat Pemuda Klaten dengan Luka Sayat di Leher

Ilustrasi. - Freepik
28 April 2021 12:07 WIB Ponco Suseno News Share :

Harianjogja.com, KLATEN -- Polisi sudah memeriksa lima saksi terkait penemuan jenazah pemuda berusia sekitar 25 tahun yang diduga menjadi korban pembunuhan di Desa Borangan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, Selasa (27/4/2021) malam lalu.

"Kami sudah periksa lima saksi, satu di antaranya anggota keluarga. Memang ada luka karena sajam [senjata tajam] di leher. Ini kami lakukan autopsi," ujar Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriansyah Rithas Hasibuan, Rabu (28/4/2021).

Autopsi dilakukan dilakukan di Jogja. Dia menambahkan untuk sementara barang bukti yang diamankan salah satunya berupa kendaraan sepeda motor.

Baca juga: Pemuda Klaten Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan dengan Luka Sayat di Leher

"Kalau semalam barang-barang gak ada yang hilang. Termasuk sepeda motor itu," jelasnya Kasatreskrim.

Diberitakan sebelumnya, penemuan jenazah korban laki-laki itu menggemparkan warga sekitar pada Selasa malam. Si pemuda ditemukan terkapar di dekat sepeda motornya dengan luka leher tergorok senjata tajam (sajam).

Beredar Luas di Media Sosial

Kabar itu juga beredar luas di media sosial (medsos), baik di Instagram (IG), Facebook (FB), atau pun pesan berantai melalui WhatsApp Group (WAG).

Sesuai foto yang diketahui Solopos.com, korban tergeletak di jalan di tanggul Kaliworo dengan kondisi masih memakai helm. Pemuda laki-laki yang mengalami luka sajam di bagian leher itu mengenakan jaket dan celana warna hitam.

Tak jauh dari posisinya, terdapat sepeda motor Yamaha Vixion berpelat nomor H 3202 AHD. Saat ditemukan warga, lampu bagian belakang sepeda motor tersebut masih menyala merah.

Aparat polisi yang memperoleh informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Selain anggota Satreskrim Polres Klaten, Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu juga menyempatkan mengecek lokasi kejadian.

Di lokasi tersebut, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga larut malam. Kejadian itu sempat menjadi tontonan warga di Manisrenggo dan sekitarnya.

Sumber : Solopos.com