80 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan pada Mei 2026
Ditjenpas memindahkan 80 napi high risk ke Nusakambangan selama Mei 2026 untuk memperkuat keamanan dan pembinaan lapas.
Anggota DPR dari Fraksi NasDem yang juga menantu Wakil Presiden Ma\'ruf Amin, Muhammad Rapsel Ali./dpr.go.id
Harianjogja.com, JAKARTA - Kabar reshuffle kabinet Joko WIdodo-Ma\'ruf Amin masih menjadi perbincangan publik. Anggota DPR dari Fraksi NasDem yang juga menantu Wakil Presiden Ma\'ruf Amin, Muhammad Rapsel Ali, enggan berandai-andai ihwal isu dirinya menjadi kandidat menteri di kabinet Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Mengaku belum mengetahui kemungkinan dirinya menjadi menteri, Rapsel mengatakan tak ingin melampaui kewenangan Presiden.
Menurut dia, penunjukan menteri merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi.
"Saya tidak ingin berandai-andai, itu wilayah Presiden selaku kepala pemerintahan," kata Rapsel, Selasa (27/4/2021) malam.
Baca juga: Usai Digeledah, Kawasan Bekas Markas FPI Digaris Polisi dan Dijaga
Rapsel sempat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Rabu (14/4/2021).
Dia sempat diajak berkeliling Istana oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Menurut Rapsel, dalam pertemuan itu, dia dan Jokowi berdialog membahas wawasan kebangsaan.
"Kami waktu jalan bersama berdialog membahas tentang wawasan kebangsaan saja yang tujuan poinnya agar Indonesia bisa semakin maju," katanya.
Sehari setelahnya atau pada Kamis, 15 April sore, suami dari putri Ma\'ruf, Siti Nur Azizah ini menghadap mertuanya. Namun, dia mengatakan tak bisa menjelaskan agenda pertemuan tersebut.
Baca juga: Pemprov DKI Bantah Oknum yang Loloskan WNI dari India Bukan Pegawainya
Nama menantu Rapsel Ali memang mencuat di tengah isu perombakan atau reshuffle kabinet belakangan ini.
Seorang pejabat pemerintah dan satu petinggi partai politik mengatakan Rapsel disebut-sebut menjadi kandidat Menteri Pertanian menggantikan Syahrul Yasin Limpo.
"Ada informasi begitu," kata satu dari dua sumber itu.
Namun, skenario ini disebut masih bisa berubah.
Presiden Jokowi dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet seiring dengan pembentukan nomenklatur Kementerian Investasi dan peleburan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Riset dan Teknologi.
Hari ini, Presiden Jokowi disebut-sebut bakal mengukuhkan dua menteri, yakni Menteri Investasi dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Sejumlah petinggi partai politik yang dihubungi menyebut, Presiden kemungkinan akan melakukan reshuffle besar-besaran seusai Lebaran Mei mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ditjenpas memindahkan 80 napi high risk ke Nusakambangan selama Mei 2026 untuk memperkuat keamanan dan pembinaan lapas.
Hari Jadi Sleman ke-110 berlangsung meriah. Sri Sultan HB X tekankan refleksi dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.
Persija menang 3-0 atas Semen Padang di laga terakhir Super League 2026. Gustavo Almeida cetak dua gol, Macan Kemayoran finis ketiga.
Empat mahasiswa Indonesia raih penghargaan di EuroMUN 2026 di Belanda, bukti kualitas generasi muda di level global.
Mahasiswa UGM dan UIN adu inovasi mengubah eks tambang timah Belitung menjadi desa wisata berkelanjutan berbasis lingkungan dan ekonomi kreatif.
Rupiah melemah hingga Rp17.800 per dolar AS. DPR menilai kondisi ini dipicu sentimen, bukan krisis seperti 1998. Ini penjelasannya.