Cuaca Ekstrem Ancam Jemaah Haji, Risiko Panas Diprediksi Meningkat
Studi terbaru mengungkap cuaca ekstrem akibat perubahan iklim mengancam keselamatan jemaah haji dengan risiko panas mematikan di Tanah Suci.
Presiden Joko Widodo dalam keterangan resmi tentang UU Omnibus Law Cipta Kerja pada Jumat, 9 Oktober 2020, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. /BPMI Setpres
Harianjogja.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyampaikan duka mendalam atas laporan Kapal Selam KRI Nanggala 402 yang dinyatakan tenggelam di perairan Bali pada Sabtu (24/4/2021).
Hal itu disampaikan Jokowi melalui video yang diunggah di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (25/4/2021).
Seperti diketahui, Pada Sabtu (24/4/2021), TNI Angkatan Laut kemudian menaikkan status hilangnya KRI Nanggala 402 dari submiss atau hilang kontak menjadi subsunk atau tenggelam.
TNI telah mengerahkan 21 kapal perang yang sebagian besar memiliki daya deteksi sonar untuk memetakan situasi di kedalaman dan dasar laut. TNI juga turut mendapat bantuan empat kapal dan satu unit alat deteksi bawah laut atau remote operation vehicle (ROV) dari polisi.
Badan SAR Nasional juga mengerahkan dua unit kapal dan satu ROV untuk membantu pencarian KRI Nanggala-402 yang membawa 53 personel di dalamnya.
Berikut ini pernyataan lengkap Presiden Jokowi terkait insiden tenggelamnya KRI Nanggala-402:
Saya telah mendapatkan laporan dari Panglima TNI dan Kasal tentang upaya pencarian dan penyelamatan kapal selam KRI Nanggala-402 pada hari Sabtu 24 April 2021 kemarin. TNI Angkatan Laut telah menaikkan status KRI Nanggala-402 dari hilang kontak atau submiss menjadi tenggelam atau subsunk.
Musibah ini mengejutkan kita semua, tidak hanya keluarga 53 awak kapal, keluarga Hiu Kencana, maupun keluarga besar TNI Angkatan Laut, tapi juga seluruh rakyat Indonesia.
Kita semua bangsa Indonesia menyampaikan kesedihan yang mendalam atas musibah ini khususnya kepada seluruh keluarga awak kapal selam, mereka adalah putra putra terbaik bangsa, patriot terbaik menjaga kedaulatan negara.
Segala upaya terbaik pencarian dan penyelamatan telah dan masih akan kita lakukan, untuk itu marilah semuanya kita memanjatkan doa dan harapan terbaik bagi 53 Patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. Dan bagi seluruh keluarga agar diberikan kesabaran, ketabahan dan kekuatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Studi terbaru mengungkap cuaca ekstrem akibat perubahan iklim mengancam keselamatan jemaah haji dengan risiko panas mematikan di Tanah Suci.
Polresta Jogja menggelar rekonstruksi pembacokan di depan SMAN 3 Jogja. Polisi mengungkap korban tewas akibat luka bacok di dada kanan atas.
Muhammad Tahir resmi berpisah dengan PSS Sleman setelah membantu Super Elja promosi ke Super League musim 2025/2026.
Sigit Mustofa memimpin Warkaban periode 2026–2029 dengan fokus memperkuat organisasi, kolaborasi, dan kontribusi diaspora Bantul bagi masyarakat.
Menhut Raja Juli Antoni mendorong sektor kehutanan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru melalui konsep green growth tanpa mengabaikan kelestarian hutan.
BKAD Sleman mengajukan pemblokiran rekening yang dipakai dalam penipuan berkedok tagihan pajak daerah. Warga diminta hanya membayar lewat kanal resmi.