Masa Berlaku Tes Bebas Covid untuk Perjalanan KA Jarak Jauh Kini Hanya Sehari

Petugas mengcek identitas dan surat bebas COVID-19 kepada calon penumpang Kereta Api (KA) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (21/12/2020). - ANTARA FOTO/Galih Pradipta
24 April 2021 18:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Mulai hari ini, Sabtu (24/4/2021), terdapat perubahan masa berlaku hasil tes bebas Covid-19 RT-PCR dan antigen untuk persyaratan naik kereta api jarak jauh. Dari sebelumnya berlaku 3 x 24 jam sebelum keberangkatan menjadi maksimal 1 x 24 jam.

Aturan ini berlaku untuk keberangkatan mulai 24 April sampai 5 Mei 2021 dan 18 Mei sampai 24 Mei 2021. Adapun untuk hasil negatif GeNose C19 masa berlaku tetap 1 x 24 jam, kata Kepala Hubungan Masyarakat PT. KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, Sabtu (24/4/2021).

Dengan adanya kebijakan tersebut, Daop 1 Jakarta mengimbau pengguna kereta yang akan berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen dapat mengatur waktu perjalanan dengan baik.

Jika memilih melakukan tes GeNose atau rapid antigen di stasiun, kata Eva, maka tidak melakukan proses tersebut pada jam yang berdekatan dengan waktu keberangkatan.

Di wilayah Daop 1 Jakarta terdapat tiga stasiun yang memiliki layanan pemeriksaan Covid-19 untuk penumpang KA, di antaranya Stasiun Gambir dan Pasar Senen yang memiliki layanan GeNose Test dan rapid antigen. Lainnya di Stasiun Bekasi dengan layanan yang tersedia GeNose Test.

Baca juga: Pengetatan Aturan Mudik Tak Berdampak pada Jumlah Penumpang di Bandara YIA

Eva menjelaskan untuk keberangkatan pengguna jasa dari wilayah Daop 1 Jakarta seperti Stasiun Pasar Senen dan Gambir pekan ini terpantau normal atau tidak terjadi lonjakan.

Jumlah perjalanan KA yang beroperasi tetap sama dengan pekan sebelumnya. Sebagai contoh untuk hari ini terdapat 15 KA yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dengan rata- rata volume berdasarkan data pemesanan tiket sementara pkl 10.00 WIB terdapat sekitar 3.100 penumpang.

Untuk Stasiun Gambir terdapat 13 KA berangkat dengan rata- rata volume berdasarkan data pemesanan tiket sementara pukul 10.00 WIB yakni sekitar 1.800 penumpang. Jumlah perjalanan dan volume rata-rata penumpang berangkat pada pekan ini sama dengan pekan sebelumnya.

Selama pandemi, kata Eva, KAI terus mengedepankan protokol kesehatan secara konsisten. Sebagai bentuk dukungan penuh maka sejumlah aturan yang diterapkan pada perjalanan KA juga mengacu pada kebijakan pemerintah.

Salah satunya, kata dia, pembatasan kapasitas volume penumpang maksimal 70 persen di setiap rangkaian serta kewajiban para calon pengguna memiliki berkas pemeriksaan deteksi Covid-19 dengan hasil negatif.

"KAI mendukung penuh seluruh upaya pemerintah terkait penanganan Covid 19 dan akan mengikuti seluruh kebijakan yang telah ditetapkan pada sektor transportasi. Jika terdapat perubahan atau kebijakan baru sosialisasi akan segera dilakukan," kata Eva.

Sumber : suara.com