Tampung Hasil Panen Petani, Pemuda Muhammadiyah Luncurkan Beras Istimewa

Ilustrasi beras. - @instagram.
23 April 2021 09:37 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemuda Muhammadiyah DIY meluncurkan beras istimewa yang dihasilkan dari panen para petani lokal. Program ini sebagai bentuk penguatan terhadap petani agar hasil panennya terutama padi atau beras bisa terjual secara layak.

Ketua Bidang Buruh, Tani dan Nelayan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) DIY, Agung Wijayanto menjelaskan peluncuran Beras Istimewa Pemuda Muhammadiyan ini sebagai respons untuk meringankan beban masyarakat terutama petani akibat pandemi. Hasil pertanian mereka terutama beras dibeli dengan harga di atas pasaran, kemudian dikemas ulang. Program ini sebagai upaya untuk lebih menghargai petani.

BACA JUGA : Dipersoalkan Pemuda Muhammadiyah Jogja, Acara Harlah

“Program yang kami inisiasi ini merupakan bagian dari upaya penguatan kelompok tani. Kami membeli beras para petani dengan harga yang sangat layak, kami siap dengan Rp11.000 per kilogram. Lalu kami mendistribusikannya ke masyarakat DIY dan sekitarnya,” katanya dalam rilisnya Kamis (22/4/2021).

Ia menambahkan sebagai produk beras Istimewa saat ini memiliki stok satu ton yang terkemas dalam paket 5 Kg dan 2,5 Kg. Beras ini murni diperoleh dari petani lokal dengan harga yang memenuhi harapan petani.

“Namun untuk distribusi penjualannya juga tidak mahal dan tetap terjangkau untuk masyarakat. Karena upaya kami adalah untuk pemberdayaan masyarakat, dalam hal ini petani. Ketika beras ini kami beli tentu tidak kami murah-murahkan, sebaliknya kami jualnya pun dengan sangat wajar,” ujarnya.

BACA JUGA : Muhammadiyah Resmikan TokoMu di Kulonprogo 

Ia menyorot sisi kehidupan ekonomi masyarakat yang harus menanggung masalah fatal akibat pandemi Covid-19. Karena adanya pembatasan, ekonomi terkena dampak menurun drastis, pendapatan masyarakat pun menurun. “Maka kami berupaya melalui terobosan ini dalam menyikapi pandemi perlu dimunculkan untuk menguatkan ekonomi masyarakat,” katanya.