345 Perenang Cilik Bersaing di Magelang, FAI Soroti Pembibitan Atlet
Sebanyak 345 perenang usia 6-11 tahun mengikuti Bapas 69 Cup di Magelang. FAI menilai ajang ini penting untuk pembibitan atlet sejak dini.
Aplikasi iMagelang. /Ist-dok
Harianjogja.com, MAGELANG - Akses buku di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang tidak hanya bisa dilakukan melalui kunjungan ke perpustakaan, melainkan bisa melalui digital, yakni lewat aplikasi iMagelang.
Aplikasi iMagelang memiliki lebih dari 4.420 e-book yang bisa dibaca masyarakat atau pemustaka secara virtual. Aplikasi milik Disperpusip ini semakin diminati pemustaka di saat pandemi Covid-19 ini.
Kepala Disperpusip Kota Magelang Isa Ashari menjelaskan, aplikasi perpustakaan ini berbasis media sosial, yang dilengkapi dengan e-Reader untuk membaca buku-buku dalam format elektronik atau e-Book.
"Dengan fitur-fitur media sosial, pemustaka dapat terhubung dan berinteraksi dengan pengguna lainnya", terang Isa, Senin (19/4/2021).
Baca juga: Kemenkes Salurkan Rp246,8 Miliar Insentif Untuk Nakes, Ini Rincian per Penerima
Pemustaka, lanjutnya, bisa memberikan rekomendasi buku yang sedang dibaca, juga menyampaikan ulasan atas buku tersebut. Selain e-Reader, fitur-fitur unggulan lain antara lain koleksi buku virtual, e-Pustaka, feed, dan rak buku virtual.
"Aplikasi iMagelang memungkinkan pemustaka membaca bahan-bahan bacaan koleksi Perpustakaan Kota Magelang, baik secara online maupun offline selama 24 jam," imbuhnya.
Baca juga: Ancaman Impor Daging Ayam di Depan Mata
Dijelaskan Isa, aplikasi yang diluncurkan sejak 2017 itu memiliki bobot hanya 15 megabytes, hingga saat ini telah diunduh lebih dari seribu kali melalui Play Store. Dari 4.420 e-book itu terdiri dari 2.110 judul buku berbagai keilmuan.
"Melalui iMagelang harapannya kita bisa menyelaraskan minat baca dengan perubahan perilaku masyarakat dalam membaca buku, dari media konvensional ke media digital," ungkap Isa.
Di sisi lain, inovasi ini juga memenuhi kebutuhan masyarakat akan bahan-bahan bacaan bermutu dan sarat ilmu pengetahuan, yang mudah diakses tanpa terbatasi oleh ruang dan waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 345 perenang usia 6-11 tahun mengikuti Bapas 69 Cup di Magelang. FAI menilai ajang ini penting untuk pembibitan atlet sejak dini.
Paspor Indonesia ditargetkan memakai satu jenis mulai 2027. Nomor berlaku seumur hidup, tetapi masa berlaku buku tetap dibatasi 10 tahun.
Veda Ega Pratama finis ke-10 di FP1 Moto3 Mandalika 2026. Ia membidik posisi 14 besar pada Practice demi lolos langsung ke Q2.
Sulit tidur setiap malam? Kenali 9 cara mengatasi insomnia tanpa obat dan kapan CBT-I diperlukan untuk menangani gangguan tidur kronis.
Apple menggelar acara Welcome Home pada 13 Oktober 2026. Simak bocoran HomePad, Apple TV 4K, HomePod mini 2, dan perangkat LG.
Tiga pemimpin perempuan Indonesia masuk Fortune Most Powerful Women Asia 2026. Maya Watono di posisi 83, Sandra Sunanto 86, dan Irawati Setiady 94.