Nekat Mangkal di Bulan Ramadan, 2 PSK Diangkut Satpol PP

Petugas Satpol PP Karanganyar menertibkan pekerja seks komersial (PSK) di Colomadu Sabtu (17/4/2021) malam. - Istimewa/Satpol PP Karanganyar.
18 April 2021 10:57 WIB Candra Mantovani News Share :

Harianjogja.com, KARANGANYAR--Satpol PP Karanganyar mengadakan operasi penyakit masyarakat (pekat) dan penegakan disiplin di Colomadu, Karanganyar Sabtu (17/4/2021).

Dari hasil penyisiran, Satpol PP Karanganyar menemukan masih adanya pekerja seks komersial (PSK) yang nekat mangkal saat bulan Ramadan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jatiwibowo, kepada JIBI/Solopos Minggu dini hari.

BACA JUGA : Ramadan, PSK Sarkem Hanya Boleh Layani Tamu Setelah

Dia mengatakan langkah yang dilakukan oleh pihaknya merupakan komitmen yang ditetapkan untuk meningkatkan pengawasan ketertiban dan pekat saat bulan Ramadan. Pada Sabtu malam pihaknya menyisir sepanjang jalan di Colomadu.

"Kami mengerahkan sebanyak 30 personel untuk menyisir sepanjang jalan mulai dari Ngasem, Bolon, hingga Jl. Adisucipto. Operasi malam ini fokus menertibkan penyakit masyarakat dan pendisiplinan masyarakat saat bulan Ramadan," jelas dia.

Berdasarkan penyisiran, Satpol PP Karanganyar menemukan dua orang PSK yang nekat menjajakan diri di tepi jalan. Kedua PSK tersebut kemudian diangkut oleh petugas untuk disosialisasi di Kantor Kecamatan Colomadu. "Kami tadi menemukan dua PSK dan langsung kami angkut ke markas Satpol PP Colomadu," imbuh dia.

BACA JUGA : Ini Lika-Liku Penceramah di Musala Sarkem Selama Ramadan

Yophy menambahkan terkait sanksi, kedua PSK dibuatkan berita acara perkara (BAP) dan diwajibkan untuk melapor sepekan sekali. Kedua PSK yang diciduk juga diberikan edukasi agar berjanji tidak mengulangi lagi.

"Tadi langsung kami buatkan BAP dan kami minta agar tidak mengulangi perbuatan mereka," terang Yophy.

Sumber : JIBI/Solopos