Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Sejumlah warga menyaksikan kebakaran kilang minyak Pertamina Balongan, Indramayu, Senin (29/3/2021)./Antara
Harianjogja.com, INDRAMAYU- Pihak Polri mulai melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan tangki kilang minyak Pertamina di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu. Setidaknya ada 52 orang dimintai keterangan.
Kepala Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan Revinery Unit (RU) VI Balongan adalah obyek vital strategis nasional. Peristiwa ledakan di lokasi tersebut menjadi perhatian pemerintah dan dunia yang harus ditangani secara serius.
"Kami akan lakukan penanganan, apakah ada kesengajaan atau kelalaian. Kemudian kami akan pelajari master plan, lalu pembangunan selama ini berjalan seperti apa,” kata Agus di Kabupaten Indramayu, Rabu (7/4/2021).
Baca juga: Hasil Studi, Infeksi Virus Corona Bisa Sebabkan Kecemasan
Sampai saat ini, kata Agus, pihaknya belum menerima laporan dari pihak Pertamina. Ia pun sudah mengintruksikan jajarannya agar membuat laporan polisi model A demi memudahkan proses klarifikasi dan mengetahui adanya kelalaian atau tidak.
Kepolisian akan menghitung kerugian negara akibat kejadian tersebut. Pihak Pertamina sudah diminta bekerja sama membantu setiap proses penyelidikan yang dibutuhkan polisi.
“Kalau memang ada missed dalam manajemen pengelolaan nanti dari jajaran tipikor akan melakukan pendalaman. Tadi Pak Direktur SDM dan Operasi sudah meminta kepada seluruh jajaran unit VI Balongan ini untuk bekerja sama dengan memberikan data yang diperlukan,” katanya.
Sebelumnya, Kilang Pertamina Balongan tepatnya di tangki T-301G pada Senin (29/3/2021) dini hari meledak. Pihak Pertamina mengklaim kejadian tersebut akibat tangki penyimpanan tersambar petir.
Baca juga: Catat! 27 Mei Seratusan Lukisan Karya Seniman Malam Jumat Kliwon Dipamerkan di YIA
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu menyatakan peristiwa terbakarnya tiga unit tank product premium 42 T 301 A/B/C itu berdampak ke lima desa.
Lima desa tersebut yakni Desa Balongan, Desa Sukareja, Desa Rawadalem, Desa Sukaurip, dan Desa Tegalurung. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 2.490 warga di Kecamatan Balongan terdampak dan 890 lainnya harus mengungsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Pemkab Gunungkidul mengambil alih pengelolaan retribusi wisata di TPR Kemadang setelah ditemukan kebocoran penarikan retribusi.
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.