Mendikbud Bolehkan Sekolah Tatap Muka Asal Guru Sudah Divaksin

Ilustrasi. - Freepik
06 April 2021 23:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, BALIKPAPAN- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menegaskan bahwa belajar di sekolah atau diistilahkan dengan pembelajaran tatap muka (PTM), sudah bisa dimulai meski wabah COVID-19 masih berkecamuk saat ini dengan syarat guru sudah divaksin.

“Dengan syarat guru-guru sudah divaksin,” kata Mas Menteri Nadiem di Balikpapan, Kaltim, Selasa (6/4/2021).

Mendikbud melakukan kunjungan kerja 6-7 April ke Balikpapan dan Penajam Paser Utara untuk bertemu para guru dan menyaksikan vaksinasi kepada mereka, juga untuk bertemu para guru penggerak dari program Merdeka Belajar.

Baca juga: 12,8 Juta Pelaku Usaha Mikro akan Diberi Bantuan Produktif

"Bila guru-guru sudah divaksin, sekolah dapat dibuka kembali. Tidak harus menunggu bulan Juli atau mengepaskan dengan tahun ajaran baru. Mei juga bisa,” tandas Nadiem, kali ini dalam pertemuan di atap terbuka restoran The Grill di Hotel GranSenyiur.

Dalam vaksinasi untuk para guru ini juga diutamakan bagi guru pendidikan anak usia dini (PAUD) atau guru taman kanak-kanak (TK) dan kelompok bermain (KB), guru sekolah luar biasa (SLB), dan guru-guru sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI).

“Sebab mereka mengajar murid-murid yang karena golongan usia dan kekhususannya, susah belajar secara daring,” jelas Menteri Nadiem.

Dengan demikian maka KB, TK, SLB, dan SD sudah bisa segera buka kembali dan menerima murid belajar tatap muka.

Namun demikian, sebab masih dalam masa wabah, pelaksanaan belajar tatap muka di sekolah untuk sementara juga masih dalam sejumlah pembatasan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Sumber : Antara