Hanya Gara-gara Dibangunkan Tidur, Seorang Pemuda Tega Bunuh Ayah Kandung

Petugas memperlihatkan golok yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa ayah kandungnya di Desa Nyalindung, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (1/4/2021). - Antara/Ahmad Fikri
02 April 2021 07:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, CIANJUR - Polsek Cugenang, Cianjur menangkap seorang pemuda Ahmad Sidik (20), warga Kampung Sayangkaak, Desa Nyalindung, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.

Pemuda tersebut ditangkap setelah menghabisi nyawa ayahnya dengan sebilah golok karena dibangunkan saat tidur siang untuk bergantian menjaga warung Kamis (1/4/2021) sore.

Kapolsek Cugenang, Kompol Woro Wuriyani di Cianjur, Kamis, mengatakan ditangkapnya pemuda tersebut, setelah pihaknya mendapat laporan warga terkait kasus penganiayaan yang dilakukan anak kandung terhadap ayahnya bernama Rudi (40) yang sehari-hari dikenal sebagai pemilik warung klontongan.

Baca juga: Iriana Jokowi Dinobatkan Jadi Wanita Paling Berpengaruh Menurut Iconomics Inspiring Women 2021

"Korban mengalami luka serius di bagian leher yang nyaris putus, korban sempat dibawa ke RSUD Cianjur, namun diduga korban sudah meninggal di tempat kejadian, akibat sabetan golok yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa ayah kandungnya," kata Woro.

Ia menjelaskan, pelaku dengan tega menghabisi nyawa ayahnya karena dibangunkan saat sedang tidur siang, untuk menggantikan ayah menjaga warung. Sebelumnya pelaku sempat berdiam diri di teras rumah dan melihat ayahnya masuk kamar untuk istirahat.

Saat sang ayah sudah tertidur, pelaku masuk ke dalam kamar dan melayangkan golok ke bagian leher ayahnya hingga nyaris putus. Warga yang sempat mendengar teriakan sempat melihat pelaku dengan golok di tangan bersimbah darah langsung melapor ke pihak berwajib.

Baca juga: Ini Jenis Senjata yang Dipakai Pelaku Teror Mabes Polri

"Kami langsung menangkap pelaku beserta barang bukti sebilah golok yang masih berlumuran darah. Saat ini, pelaku sudah ditangkap dan masih menjalani pemeriksaan terkait kasus pembunuhan," katanya.

Ia menambahkan pelaku masih sulit memberikan keterangan karena diduga syok, sehingga pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap kejiwaaan pelaku.

"Kami akan konsultasi ke Mapolres Cianjur, terkait kejiwaan pelaku yang hingga saat ini masih sulit memberikan keterangan," katanya.

Sumber : Antara