Advertisement
Piala Eropa Pakai Aturan Lima Pergantian Pemain
Euro 2020. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Tim akan diizinkan untuk melakukan lima pergantian pemain per pertandingan selama turnamen Piala Eropa 2020 pada bulan Juni, demikian keputusan komite eksekutif UEFA pada Rabu.
Lima pergantian pemain digunakan sementara karena kesulitan yang ditimbulkan akibat padatnya jadwal pertandingan saat pandemi COVID-19, dan saat ini diterapkan pada pertandingan klub Eropa serta pertandingan kualifikasi Piala Dunia zona Eropa.
Advertisement
"Karena alasan aturan lima pergantian pemain tetap berlaku ... dan mengingat aturan tersebut sudah ada untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia yang akan berlangsung dari Maret 2021 hingga Maret 2022, maka diputuskan untuk memperpanjang amandemen UEFA EURO 2020 pada Juni/Juli 2021, final UEFA Nations League pada Oktober 2021 dan play-out degradasi UEFA Nations League pada Maret 2022," kata Badan Sepak Bola Tertinggi Eropa tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters.
UEFA juga mencabut batas kapasitas 30 persen di stadion, dan memilih untuk menyerahkan keputusan tentang jumlah penonton tersebut kepada otoritas lokal, sebuah langkah yang akan memungkinkan beberapa tempat untuk membiarkan lebih banyak suporter datang ke stadion selama bergulirnya Piala Eropa 2020.
Tidak ada pemungutan suara untuk reformasi kompetisi Liga Champions mulai 2024, dan UEFA akan mengambil suara pada rencana pertemuan eksekutif berikutnya pada 19 April mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Babak I Bolivia vs Irak 1-1, Tiket Piala Dunia Dipertaruhkan
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- Prediksi Irak vs Bolivia: Perebutan Tiket Terakhir Piala Dunia 2026
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Rusia: Serangan ke Pasukan UNIFIL Jangan Dianggap Normal
- Apartemen Cipinang Jadi Pabrik Ekstasi, Polisi Sita Ribuan Butir
Advertisement
Advertisement







