Prabowo Berpotensi Head to Head Lawan Anies di Pilpres 2024

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan pengarahan dalam peringatan HUT ke-12 Partai Gerindra di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020). Kegiatan yang dihadiri oleh para kader Partai Gerindra tersebut mengangkat tema Setia Bergerak untuk Indonesia Raya. - Antara
22 Maret 2021 16:17 WIB Nyoman Ary Wahyudi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Direktur Esekutif Indo Barometer Muhammad Qodari menuturkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpotensi kuat berhadapan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

“Kalau misalnya gagasan Jokowi-Prabowo [Presiden 3 Periode] tidak bisa dilaksanakan, maka Pilpres nanti kemungkinan besar yang berhadapan antara Anies dan Prabowo,” kata Qodari melalui pesan suara, Senin (22/3/2021).

Menurut dia, Prabawo dipastikan bakal kembali maju dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang. Alasannya, kursi partai Gerindra di parlemen terbilang besar dan peta partai politik haluan nasionalis semakin karib.

“Kemungkinan besar koalisinya nanti yang terdiri dari Gerindra, PDIP, PKB dan barangkali PAN karena partai-partai nasionalis ini biasanya mau dengan partai islam tradisional seperti PKB dan yang modernis itu PAN,” tuturnya.

Sisanya, dia menerangkan, PKS, Golkar, NasDem dan partai lainnya bakal berkumpul di sekitar Anies. Manuver itu disebabkan elektabilitas Anies cenderung stabil hingga Agustus 2023 atau ketika tenggat pendaftaran nama bakal calon presiden (Capres).

“Anies, seperti ditemukan di survei Indikator memiliki basis konstituen mantan pemilih Prabowo di tahun 2019 yang lalu, dan di Pilkada DKI itu Anies dicitrakan calonnya umat islam pada waktu itu berhadapan dengan Ahok,” tuturnya.

Hasil Survei Indikator Politik Indonesia merilis survei pilihan anak muda terhadap calon presiden. Hasilnya, nama Anies Baswedan menjadi pilihan terbanyak di antara 17 nama lainnya.

Gubernur DKI Jakarta tersebut mendapat 15,2 persen suara dari 1.200 responden yang diwawancarai dalam sebuah survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia.

“Saat ini, lebih banyak anak muda yang belum memilih nama untuk menjadi Presiden jika pemilu diadakan sekarang. Di antara nama-nama yang ada, pilihan lebih banyak pada Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, dan Prabowo Subianto. Nama-nama lain lebih sedikit dipilih,” kata Direktur Eksekutif Indikator Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam keterangan saat menyampaikan rilis hasil survei tersebut, Minggu (21/3/2021).

Lebih lanjut, dia menyatakan Anies Baswedan mengungguli 16 nama lainnya yang disodorkan oleh Indikator Politik Indonesia seperti Ganjar Pranowo yang menduduki posisi ke-2 dengan perolehan 13,7 persen suara, Ridwan Kamil 10,2 persen, Sandiaga Uno 9,8 persen, Prabowo Subianto 9,5 persen, hingga Airlangga Hartarto dan Mahfud MD yang hanya mendapatkan 0,2 persen.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia