Mancini Gagal Bawa Italia Menang, Belgia Tundukkan Gli Azzurri
Roberto Mancini gagal membawa Italia menang dalam laga perdananya. Gli Azzurri kalah 0-2 dari Belgia di UEFA Nations League.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, REMBANG – Tersangka kasus pembunuhan empat orang sekeluarga di Padepokan Seni Ongko Joyo, Desa Turus Gede, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng) sudah diringkus polisi.
Tersangka pembunuhan tak lain adalah penabuh gamelan yang biasa bekerja dengan korban, Sumani (43), warga Dukuh Pandak, Desa Pragu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang.
Meski demikian, polisi belum bisa meminta keterangan secara detail terhadap tersangka terkait motif melakukan perbuatan keji tersebut. Tersangka saat ini masih dirawat di ruang ICU RSUD Rembang akibat menenggak racun serangga atau obat pestisida.
Baca juga: Tahun Baru Imlek, 32 Napi Beragama Konghucu Terima Remisi
“Dugaan sementara, motif pembunuhan itu yakni dendam dan antara korban dengan pelaku saling kenal,” terang Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi.
Meski demikian, polisi tetap menetapkan Sumani sebagai tersangka pembunuhan. Penetapan itu berdasarkan beberapa bukti dan keterangan saksi.
Hasil laboratorium menunjukkan di kuku tersangka ada darah korban. Selain itu polisi juga menemukan bercak darah korban di sepeda motor tersangka, celana, helm, sabit dan perhiasan milik korban.
Selain itu, polisi juga menemukan sidik jari tersangka di tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan.
“Dari TKP kita temukan sidik jari dalam gelas yang mengarah pada tersangka Sumani,” imbuh Kapolda.
Ambil Harta
Tersangka menjalankan aksinya pada Rabu 3 Februari 2021 malam. Sebelum menjalankan aksinya, sepeda motor tersangka sudah terparkir di rumah korban sejak pukul 15.00 WIB. Peristiwa pembunuhan itu kali pertama diketahui asisten rumah tangga (ART) korban, Sunti, yang hendak masuk ke rumah.
Baca juga: Libur Imlek, Arus Mudik Tak Mengalami Lonjakan Signifikan
Sunti yang datang Kamis 4 Februari 2021 pagi, dikagetkan dengan kondisi rumah yang tidak terkunci. Setelah masuk ke rumah ia mendapati tiga korban, yakni seniman sekaligus tokoh masyarakat Rembang, Anom Subekti (63), tergeletak tak bernyawa di kamar.
Selain Anom, anak dan cucunya, Alfitri (12), dan Galuh (10), juga ditemukan tewas di kamar tersebut. Selanjutnya, di kamar yang lain, saksi menemukan istri Anom Subekti, Tri Subekti, juga meninggal dengan kondisi yang mengenaskan.
Diduga tersangka melakukan pembunuhan dengan kekerasan. Hal itu diketahui dari hasil autopsi korban yang mengalami pendarahan hebat sebelum meninggal dunia.
Selain membunuh empat korban, tersangka juga mengambil uang Rp13,1 juta dan perhiasan berupa satu gelang perak, sepasang anting, satu jarum emas, dan satu cincin emas.
Berita ini sudah ditayangkan di Okezone dengan judul: Pembunuh Seniman Rembang Nekat Tenggak Racun Serangga
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Roberto Mancini gagal membawa Italia menang dalam laga perdananya. Gli Azzurri kalah 0-2 dari Belgia di UEFA Nations League.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan harga jual dan buyback.
UNS Surakarta juara Campus League Badminton 2026 setelah menaklukkan BINUS dalam drama tiga set. UNS juga meraih gelar ganda putra.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Sakit gigi berulang dan gigi berlubang dalam bisa menjadi tanda kerusakan. Kenali kapan Perawatan Saluran Akar atau PSA diperlukan.