Advertisement
Plt Kadis Parekraf DKI Ditusuk Bekas Satpam yang Kontraknya Diputus
Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—RH, penusuk Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya adalah bekas satpam.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menuturkan motif pelaku berkaitan dengan rasa kekecewaan lantaran kontrak kerjanya tidak diperpanjang oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Advertisement
“Motifnya petugas PJLP yang sudah habis masa kontraknya, belum mendapatkan kesempatan untuk diperpanjang, karena keterbatasan pembiayaan dan sebagainya,” kata Ariza di Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Jakarta Timur pada Kamis (11/2/2021).
Menurut Ariza, kejadian itu menjadi tanda peringatan bahwa permasalahan kesehatan di tengah pandemi Covid-19 bisa merembet ke wilayah sosial, ekonomi dan keamanan.
“Kejadian ini mengingatkan kita semua bahwa di masa pandemi ini sedang mengalami masalah kesehatan kemudian timbul masalah ekonomi, sangat mungkin timbul masalah sosial dan berujung pada masalah keamanan,” kata dia.
Sebelumnya, Rekaman CCTV penusukan atas Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya memperlihatkan adanya momen saling seteru antara korban dan pelaku yang berinisial RH.
Rekaman CCTV berdurasi 01:37 itu menunjukkan Gumilar dan RH sebelumnya saling duduk bersebelah untuk berdialog. Hanya saja, pada menit ke 01:07 RH lantas mengeluarkan senjata tajam dari ransel yang dia bawa.
Terlihat, RH mengancam Gumilar dengan todongan senjata tajam tersebut. Gumilar kontan berdiri ketika dihampiri RH. Sambil memegang dada kirinya, Gumilar masih berupaya berbicara dengan RH. Seperti tidak puas, RH lantas menikam paha atas Gumilar.
Lesatan senjata tajam itu mengambil waktu 10 detik. Melihat Gumilar tertikam, sejumlah orang termasuk sekuriti pun mencoba menghalau aksi pelaku tersebut.
“Pelaku langsung turun dengan maksud kabur, namun pada saat sampai di bawah, sekuriti melihat pelaku membawa pisau dan langsung menghalaunya namun pelaku malah menusuk sekuriti itu di bagian dada atas sebelah kiri,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Aziz Andriansyah melalui keterangan tertulis pada Kamis (11/2/2021).
Selanjutnya, Aziz menerangkan, datang sekuriti lain untuk membantu dan menghubungi pihak kepolisian. Belakangan, pelaku berhasil diringkus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Daftar Mobil Listrik 500 Km+ di Indonesia, Termurah Rp380 Juta
- Cara Lindungi Bayi dari Campak Sebelum Vaksin
- Fakta-Fakta Kasus Little Aresha, 53 Anak Jadi Korban Daycare Jogja
- Arab Saudi Jamin Keamanan dan Layanan Haji Indonesia Lancar
- AHY Dorong Tol Jogja-Solo Segmen Ini Segera Rampung, Ini Alasannya
- Mensos: Data DTSEN Harus Dimulai dari Desa
- Sudah Vaksin HPV? Ingat, Pap Smear Tetap Wajib Dilakukan
Advertisement
Advertisement









