Jokowi Minta Pemerintah Kota Perbanyak Program Padat Karya

Presiden Joko Widodo menghadiri acara Kompas100 CEO Forum Tahun 2021 secara virtual pada Kamis, 21 Januari 2021 dari Istana Negara, Jakarta / Biro Pers Sekretariat Presiden
11 Februari 2021 15:37 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para kepala daerah tingkat kota untuk memperbanyak program padat karya. Menurutnya, program tersebut akan berdampak pada penguatan daya beli dan konsumsi masyarakat.

“Karena ini [program padat karya] adalah belanja pemerintah, belanja APBN, dan belanja APBD,” katanya dalam acara Peresmian Pembukaan Acara Munas VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (11/2/2021).

BACA JUGA : 2021, Disnakertrans Bantul Andalkan Program Padat Karya

Dia pun memerinci sejumlah proyek infrastruktur padat karya yang bisa diselenggarakan oleh pemerintah kota seperti perbaikan jalan kampung dan saluran air, hingga perbaikan puskesmas.

Lebih lanjut, Kepala Negara juga meminta agar pemberian bantuan sosial seperti sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 juga terus dilanjutkan.

“Tetap lanjutkan terus pemberian bantuan sosial terutama sembako kepada masyarakat lapisan bawah dan kelompok masyarakat bawah yang tidak bisa mendapatkan penghasilan dari program padat karya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi jugameminta pemerintah kota untuk mempersiapkan dengan baik para vaksinator atau petugas yang melakukan vaksinasi. “Berapa jumlah vaksinator di kota dan manajemen vaksinasi di lapangan,” katanya.

Lebih lanjut, ihwal strategi penyelenggaraan vaksinasi, Kepala Negara menyarankan agar vaksinasi dilakukan lebih masif atau tidak sakadar mengandalkan fasyankes seperti puskesmas.

BACA JUGA : Bantul Anggarkan Rp17 Miliar Untuk Padat Karya

Bahkan, Jokowi menyarankan, vaksinasi Covid-19 bisa dilakukan di GOR Kota agar lebih banyak orang yang menerima vaksin. Menurutnya, dengan lebih memasifkan pelaksanaan vaksinasi di tingkat kota otomatis juga akan mempercepat terjadinya herd immunity atau kekebalan massal.

“Sehingga harian ini kita bisa melakukan suntikkan vaksin dalam jumlah yang banyak sehingga segera tercapai herd immunity,” katanya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia