Daftar Harga BBM Terbaru 9 Agustus 2026, Pertamax Turun
Harga BBM 9 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun jadi Rp15.950 per liter, sementara sejumlah BBM diesel justru naik
Sujiwo Tejo. /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA--Penumpang gelap dicurigai bermain dalam kasus viral postingan Susi Pudjiastui tentang Abu Janda.
Akun media sosial mantan menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tengah banyak diserang warganet sejak mengajak untuk tidak lagi mengikuti akun media sosial Permadi Arya alias Abu Janda. Banyak warganet yang menyinggung isu politik serta latar belakang pendidikan Susi yang tidak tamat.
Melihat fenomena tersebut, budayawan Sujiwo Tejo ikut memberikan tanggapannya. Menurutnya, akun-akun yang menyerang Susi belum tentu merupakan buzzer yang dipekerjakan oleh pemerintahan Jokowi, melainkan bisa saja akun-akun penumpang gelap yang sengaja menyerang Susi dengan isu politik untuk membuat masyarakat menilai bahwa era Jokowi anti-kritik.
Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, Sujiwo Tejo meminta agar pihak kepolisian bersama Kementerian Informasi dan Komunikasi memberi tindakan tegas terhadap akun-akun yang dinilai merugikan pemerintah tersebut. Sujiwo Tejo seolah curiga dengan latar belakang akun-akun berangka yang ramai-ramai menyerang Susi.
"Akun-akun ber-angka yang secara gerombolan menyerang Bu @susipudjiastuti belum tentu dari pihak istana. Aku malah berpikir, jangan-jangan malah dari penumpang gelap untuk memberi kesan negatif bahwa istana anti-kritik. Kepolisian & Kominfo baiknya menindak akun-akun yang merugikan istana ini," tulis akun @sudjiwotedjo.
Dalam utasnya, Sujiwo Tejo ikut menyertakan alasan mengapa ia berpikir demikian. Menurutnya, jika akun-akun tersebut sengaja dipekerjakan oleh pihak istana, pasti mereka akan menyerang pikiran dan sikap Susi.
Namun sebaliknya, yang dilakukan beberapa akun tersebut justru menyerang fisik dan pribadi Susi.
Sebab, dalam cuitannya, yang disampaikan Susi juga merupakan bentuk pikiran dan sikap, tidak berkaitan dengan fisik maupun kepribadian pemilik perusahaan Susi Air tersebut.
Cara para akun berangka menyerang Susi tersebut yang membuat Sujiwo Tejo berfikiran mengenai adanya penumpang gelap yang ingin menjatuhkan citra Jokowi sebagai pemimpin anti-kritik.
"Kalau akun-akun ber-angka itu betul-betul dari istana, pasti menyerang pikiran/sikap Bu @susipudjiastuti bukan fisik / pribadinya sebab yang dilontarkan Bu Susi pikiran / sikap. Itu kenapa kuduga bahwa mereka penumpang gelap yang justru ingin menjatuhkan Pak Jokowi dengan men-stigma beliau anti-kritik," tutup Sujiwo Tejo.
Sejak diunggah Kamis (4/2/2021), pendapat Sujiwo Tejo mengenai akun-akun yang menyerang Susi tersebut sudah disukai lebih dari 200 pengguna Twitter.
Ada puluhan warganet yang ikut membagikan ulang. Tidak sedikit yang ikut memberikan pendapatnya mengenai akun-akun tersebut.
"Saya bukan pejabat publik bukan juga bekas orang istana, hanya rakyat jelata yang mencoba berargumentasi tapi buzzer menyerang saya. Ampun bang jago," tulis akun @Pak****.
"Aku suka mengkritik negara, tapi aku masih ada aturan. Dan kali ini aku setuju saranmu cak. Ayo gek ndang @DivHumas_Polri nindak akun yang bertindak melanggar hukum," komentar akun @heru*****.
"Kalau 5 tahun setelah pemilu usai ada buzzer kayu cendana, buzzer hti, buzzer wahabi mbah, terlihat dari siapa target serangan mereka," tanggapan akun @hto****.
Sementara akun @Blndr***** mengatakan, "Gak perlu pak Pol @DivHumas_Polri, gak perlu nangkepin para pengkritik. KRITIK itu bagus, belajar berbeda, belajar menerima pendapat orang lain. Tapi kalau isinya FITNAH, SEBAR KEBENCIAN, HOAX ya apa mau dikata tangkep, geret, jeblosin, beres, gak ribet sip."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Harga BBM 9 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun jadi Rp15.950 per liter, sementara sejumlah BBM diesel justru naik
Kepala BGN Sudaryono menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin membahas pendampingan hukum dan pengawasan tata kelola program MBG.
Polisi menjerat S dengan pasal berlapis KUHP baru atas perusakan bendera dan palang kereta di Bantul-Sleman, ancaman maksimal 7 tahun penjara.
Kejagung memeriksa 12 dari 22 saksi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG periode 2025–2026. Tujuh orang telah menjadi tersangka.
Kemenkeu mencairkan Rp20,5 triliun kepada 490 Pemda untuk membantu kebutuhan gaji PPPK dan belanja daerah.
Asupan zat besi anak Indonesia baru 65,8 persen dari AKG. Dokter RSCM mengingatkan dampaknya terhadap kognitif dan tumbuh kembang.