Advertisement

Ketahuan Mencuri Hand Sanitizer di Bus Mayasari, Pria Ini Mengaku Akan Gunakan untuk Obat

Newswire
Senin, 25 Januari 2021 - 00:17 WIB
Nina Atmasari
Ketahuan Mencuri Hand Sanitizer di Bus Mayasari, Pria Ini Mengaku Akan Gunakan untuk Obat Pelaku pencurian sebotol 'hand sanitizer' dalam bus TransJakarta (tengah) ditangkap petugas keamanan TransJakarta di Halte Polda Metro Jaya, Minggu (24/1/2021) - Ist/TransJakarta

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Seorang pria diamankan karena ketahuan petugas keamanan TransJakarta mencuri sebotol penyanitasi tangan (hand sanitizer) di dalam pada bus Mayasari rute Ragunan-Halimun, koridor 6, pada Rabu (20/1/2021).

"Petugas kami yang sedang berjaga dengan sigap langsung menangkap pelaku saat menunggu bus di Halte Polda," kata Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Sardjono Jhony Tjitrokusumo dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (24/1/2021).

Dijelaskan, aksi pencurian itu sempat viral di media sosial dan pelaku diamankan petugas saat menunggu bus di Halte Polda menuju Blok M, Jakarta Selatan.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Baca juga: Banyak Pelanggaran! Seperti Ini Suasana Hari ke-13 PTKM di Jogja

Dua petugas di rute Blok M-Kota (Koridor 1), Fikri Afif dan Joko S, mengenali ciri pelaku dari pakaian yang dikenakannya saat melakukan aksinya. Saat itu, pelaku terlihat mengenakan pakaian yang sama saat insiden pencurian berlangsung yakni setelan baju berwarna oranye, tas hitam dan topi merah.

Saat ditangkap, tidak ditemukan botol penyanitasi yang dicuri oleh pelaku. Petugas juga menanyakan motifnya melakukan pencurian. Kepada petugas pelaku mengaku akan menggunakannya untuk pengobatan kakinya yang sakit.

Setelah melakukan proses investigasi, kedua belah pihak memutuskan untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

Baca juga: Jateng Distribusikan 248.600 Dosis Vaksin Sinovac untuk 32 Kab/Kota

"Pelaku sudah membuat surat pernyataan resmi terkait kesalahannya. Selanjutnya sebagai efek jera, turut diberikan sanksi," kata Jhony tanpa merinci apa sanksi yang dimaksud.

Advertisement

Jhony menambahkan, agar kejadian serupa tidak berulang, pihaknya meningkatkan keamanan dan kenyamanan, pelanggan dengan menambah petugas keamanan di halte dan bus.

"Kami juga mengajak masyarakat khususnya pelanggan kami untuk turut berpartisipasi dalam menjaga fasilitas publik demi kepentingan bersama," kata Jhony.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Berinvestasi Kripto Disarankan Pilih Platform Terdaftar di Bappebti

Jogja
| Kamis, 29 September 2022, 07:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement