Pandji Pragiwaksono Trending Gegara Sandingkan FPI dengan Muhammadiyah & NU,

Pandji Pragiwaksono - Antara
21 Januari 2021 10:17 WIB Muhammad Khadafi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Nama Pandji Pragiwaksono viral di Twitter pada hari ini, Kamis (21/1/2020). Pasalnya aktor, penyiar radio, penulis, pembawa acara, penyanyi rap dan komika asal Indonesia ini membandingkan Front Pembela Islam (FPI) dengan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Perbandingan tersebut dibuat Pandji dalam konteks pembahasan pembubaran organisasi yang didirikan Rizieq Shihab. Menurutnya membubarkan FPI adalah perkara mudah, tetapi hal itu merupakan solusi yang salah.

BACA JUGA : PPATK Total Telah Bekukan 92 Rekening Terkait FPI

“Yang gampang itu biasanya solusi yang salah, yang susah adalah yang benar,” katanya dalam sebuah video yang diunggah pada Minggu (3/1/2021).

Dia menjelaskan bahwa FPI didukung karena ketidakpedulian banyak kalangan menengah ke atas terhadap permasalahan sosial, sedangkan FPI sebaliknya. Sementara itu warga dengan taraf ekonomi sulit segan meminta bantuan organisasi Islam seperti NU dan Muhammadiyah.

“Nah yang NU sama Muhammadiyah karena sudah terlalu tinggi dan elite, warga tuh gak ke situ,” kata Pandji.

Adapun Pandji adalah pria kelahiran 18 Juni 1979 yang memulai karirnya di dunia hiburan sejak tahun 2003 silam. Dia mengawali karir sebagai penyiar radio di Hard Rock Bandung selama dua tahun bersama Tike Priatnakusumah.

BACA JUGA : Penembakan 6 Laskar FPI oleh Polisi Diadukan ke Mahkamah Pidana Internasional

Kemudian debutnya di dunia televisi dengan menjadi pemandu acara 'Kena Deh' yang kala itu ditayangkan Trans 7. Sosoknya pun langsung dikenal banyak orang melalui acara tersebut.

Karirnya sebagai komika dimulai pada tahun 2010, melalui Twivate Concert. Dia menjadi salah satu pencetus adanya kompetisi Stand Up Comedy Indonesia.

Selanjutnya Pandji menjadi pembawa acara di kompetisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) yang tayang di KompasTV pada 2011 hingga 2015.
Selain memiliki karir di dunia hiburan, Pandji juga dikenal sebagai seorang penulis. Dia telah menerbitkan sembilan buah buku.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia