PSS Sleman Kembali ke Super League, Harda Targetkan Prestasi
Bupati Sleman Harda Kiswaya optimistis PSS Sleman mampu bersaing di Super League 2026/2027 setelah menang 1-0 atas Kendal Tornado FC.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Situasi pandemi Covid-19 yang masih mendera mengakibatkan sejumlah keluarga terdampak secara ekonomi. Akibatnya jumlah Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS) di Kota Jogja alami peningkatan.
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Tranmigrasi Kota Jogja, Maryustion Tonang menegaskan jika data KSPJS terbaru telah ditetapkan. "KSJPS ini sudah ditetapkan, di mana hasilnya adalah untuk tahun 2021 ini jumlah KK-nya sebesar 15.584 KK. Kalau dihitung dari jiwa itu sebesar 48.269 jiwa," jelasnya pada Senin (18/1/2021).
Diakui Tion, bila dibanding dengan tahun sebelumnya data KSJPS Kota Jogja memang alami peningkatan. Tion berpendapat jika peningkatan tersebut terjadi karena situasi pandemi yang masih berlangsung. "Ketika kita sandingkan dengan tahun sebelumnya, hasil pendataan itu memang ada kenaikan. Hal itu disebabkan karena apa, ya karena Covid-19. Pasti ada kenaikan, kalau untuk KK-nya sekitar 8,53 persen dibanding tahun sebelumnya," terangnya.
Baca juga: Tol Jogja-Bawen Resmi Dipatok, Ini Kata Sultan
"Saat ini dari sisi tata kelola, proses KSPJS di bulan Januari ini adalah untuk distribusi terhadap kartu tersebut [KSPJD] di wilayah ke Kemantren. Diharapkan selesai pada 31 Januari 2021," imbuh Tion.
Dikatakan Tion, ada beberapa program Dinsos Nakertrans di 2021. Dalam situasi pandemi Covid-19, ada beberapa intervensi program baik dari pemerintah pusat, DIY maupun Kota Jogja. Program KSJPS merupakan program Pemkot Jogja yang menyangkut pendataan warga miskin.
"Sedangkan kalau program yang lain adalah program pusat, ada bantuan PKH kemudian BST. Dari Kota BST APBD yang nanti bersumber dari APBD," paparnya.
Tion menyebutkan jika nilai bantuan yang bakal diterima secara total sama, yakni per orang Rp1,2 juta. Hanya bedanya dari pusat Rp300.000 selama empat bulan sedangkan BST APBD sebesar Rp200.000 selama enam bulan. Hanya berbeda interval waktunya. "Distribusi BST APBD nanti kan tentunya ada tata kelola. Saat ini yang sedang berjalan programnya BST APBN pusat sudah mulai jalan, satu minggu sudah berjalan di Kantor Pos terdistribusi," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya optimistis PSS Sleman mampu bersaing di Super League 2026/2027 setelah menang 1-0 atas Kendal Tornado FC.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.