Advertisement
Tim SAR Evakuasi 26 Kantong Jenazah Korban SJ-182
Petugas gabungan menurunkan kantong berisi temuan bagian dari pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). - ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Advertisement
Harianjogja.com JAKARTA--Tim SAR gabungan mengevakuasi 26 kantong jenazah pada hari kedelapan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh pada Sabtu (9/1/2021) di perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
"Hasil temuan hari ini adalah untuk 'body part' sebanyak 26 kantong, kemudian serpihan kecil badan pesawat delapan kantong, dan potongan besar badan pesawat satu bagian," kata Direktur Operasi dan Latihan Basarnas Mayjen TNI Bambang Suryo Aji di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu.
Advertisement
Adapun akumulasi penemuan terhitung sejak hari pertama hingga hari kedelapan pukul 19.30 WIB adalah bagian tubuh sebanyak 298 kantong, serpihan kecil pesawat sebanyak 54 kantong dan potongan besar 51 bagian.
BACA JUGA : Sebelum Jatuh, Sriwijaya PK-CLC Telah Menempuh 4 Rute
Suryo menyampaikan misi pencarian oleh tim penyelam pada hari kedelapan telah dihentikan karena keterbatasan jarak pandang di malam hari.
Namun pencarian perekam pembicaraan pilot di kokpit (cockpit voice recorder/CVR) akan dilanjutkan dengan menggunakan "remotely operated vehicle" (ROV).
"Malam ini masih dilaksanakan pencarian dengan menggunakan ROV. Untuk operasi penyelaman malam ini dihentikan karena keterbatasan penerangan. Jadi malam ini fokus pencarian CVR menggunakan ROV," ujar Suryo.
Pada Sabtu, Kapal Negara (KN) Trisula dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) menemukan tujuh potong pakaian yang diduga adalah milik penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) juga mengevakuasi 17 kantong jenazah, tiga kantong serpihan kecil pesawat dan satu kantong berisi dokumen.
BACA JUGA : Kisah Suami Istri Selamat setelah Gagal Naik Sriwijaya Air SJ
Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ182 dengan rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.
Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 mil laut (nautical mile/nm) di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
- Venezuela Bergejolak Usai Maduro Ditangkap Pasukan AS
- Hari Ke-10, Jenazah WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam Ditemukan
Advertisement
Bangunan Bergeser, SDN Kokap Kulonprogo Belajar di Tenda
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
- Gelombang Protes Iran Tewaskan 20 Orang, 1.000 Ditangkap
- Kadispenad Jelaskan Bentrokan TNI AD-Brimob di Buton Selatan
- Jogo Margo DIY Adukan Status Pegawai ke DPRD, Tuntut Jalur Afirmasi PP
- Gaji UMR Cepat Habis, Ini Strategi Atur Keuangan 2026
- Starting XI Kendal Tornado FC vs PSS, Super Elja Tanpa 2 Pemain Asing
- Experience Economy Diprediksi Menguat, Jogja Punya Modal Besar
- Warga Titip Sampah ke Pasar di Kulonprogo, Volume Melonjak 20 Persen
Advertisement
Advertisement



