KAI Layani 111.000 Rapid Test Antigen untuk Penumpang Nataru

Penumpang antre untuk memasuki area peron di memasuki Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (25/12/2020). PT Kereta Api Indonesia telah menjual 428.000 tiket KA untuk periode masa libur Natal dan Tahun Baru 2021 keberangkatan 18 Desember 2020 - 6 Januari 2021. - ANTARA
02 Januari 2021 15:07 WIB Iim Fathimah Timorria News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampapikan bahwa telah melayani pemeriksaan 111.000 rapid test antigen kepada calon penumpang selama momen libur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

“Kami telah melayani lebih dari 111.000 peserta rapid test antigen di stasiun untuk memudahkan pelanggan dalam melengkapi syarat menggunakan kereta api pada masa pandemi Covid-19,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan resmi, Sabtu (2/1/2021).

Joni mengharapkan agar masyarakat dapat mempersiapkan perjalanan dengan baik karena arus balik libur Tahun Baru telah terlihat sejak Sabtu (2/1/2021).

Baca juga: Tak Ada Lonjakan Sampah Tahun Baru di Jogja

Dia mencatat bahwa KAI telah menjual 32.729 tiket kereta api jarak jauh pada 2 Januari 2020. Sementara tiket pada Minggu, 3 Januari 2021 tercatat naik 21 persen menjadi 39.082 tiket.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan pada arus balik libur Tahun Baru ini dengan baik mulai dari pemesanan tiket, rapid test antigen, hingga kelengkapan lainnya agar perjalanan Anda menyenangkan,” ujarnya.

Joni menjelaskan, pemesanan tiket dapat dilakukan melalui berbagai kalnal seperti aplikasi KAI Access, web kai.id, ataupun seluruh channel resmi lainnya.

Selain itu, rapid test antigen seharga Rp105.000 dapat dilakukan di 29 stasiun yaitu Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Kebumen, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Madiun, Jombang, Kediri, Kertosono, Blitar, Mojokerto, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Jember, dan Ketapang.

Joni menekankan agar calon penumpang dapat menjadwalkan tes pada H-1 sebelum keberangkatan demi menghindari keterlambatan jika dilakukan pada hari keberangkatan.

KAI juga telah melakukan antisipasi peningkatan peserta rapid test antigen dengan menambah petugas pelayanan di stasiun serta menata alur layanan tersebut dengan lebih teratur.

Baca juga: Sebagian Kampus di Jogja Belum Siap Kuliah Tatap Muka

“Kami memastikan seluruh pelanggan yang naik kereta api telah memiliki surat rapid test antigen dengan hasil negatif baik dari stasiun maupun instansi kesehatan lainnya yang kredibel,” kata Joni.

Secara umum, untuk menggunakan kereta api pada masa pandemi termasuk pada masa libur Tahun Baru ini, seluruh pelanggan diharuskan dalam kondisi sehat, memiliki suhu tubuh maksimal 37,3 derajat celsius, memakai masker, dan diimbau memakai pakaian lengan panjang serta membawa hand sanitizer pribadi.

Puncak Arus Mudik

KAI mencatat puncak arus mudik Tahun Baru 2021 terjadi pada 30 Desember 2020 dengan 33.529 pelanggan KA jarak jauh atau naik 30 persen dibandingkan dengan periode 29 Desember 2020 di mana KAI melayani 25.831 pelanggan.

Pada periode 18 Desember 2020 sampai 2 Januari 2021, KAI telah menjual 512.165 tiket yang dilayani melalui total 1.685 perjalanan KA Jarak jauh.

Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2021 yaitu 18 Desember 2020 sampai dengan 6 Januari 2021, total 573.310 tiket KA jarak jauh telah terjual.

Sumber : bisnis.com